Dokumen
SERI TEKNOLOGI TERMAL 2025: Biomonitoring Dioksin Pada Sapi di Sekitar TPA

Sapi yang diternakkan di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berpotensi tinggi
terpapar Persistent Organic Pollutants (POPs), termasuk dioxins (PCDD/Fs) dan
polychlorinated biphenyls (dl-PCBs). Senyawa ini bersifat toksik, persisten, dan dapat
terakumulasi dalam jaringan lemak, sehingga berisiko masuk ke rantai makanan
manusia melalui konsumsi daging dan jeroan.
Hasil Penelitian Utama
- Lokasi studi : TPA Jatibarang (JS) di Semarang dan TPA Putri Cempo (PCS) di
Surakarta. - Sampel : Daging dan jeroan sapi yang digembalakan bebas di sekitar TPA.
- Kandungan tertinggi:
◦ Jeroan sapi dari JS mengandung ∑PCDD/Fs dan dl-PCBs yang melebihi 3–15 kali
nilai Provisional Tolerable Weekly Intake (PTWI) untuk orang dewasa.
◦ THQ (Target Hazard Quotient) tertinggi sebesar 1.165 (melebihi ambang aman = 1),
menandakan potensi risiko kesehatan jangka panjang. - Kandungan di daging juga melampaui PTWI, meskipun lebih rendah dibandingkan
jeroan. - Kandungan logam berat seperti Pb, Cd, dan As berada di bawah ambang batas kritis,
namun tetap perlu perhatian.
https://drive.google.com/file/d/1P9hUL4DgsMULJrdcUlb4iQYE4Ik1ETdU/view
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




