Buku Putih: Mewujudkan Masa Depan Bisnis Berkelanjutan Melalui Pemberdayaan UMKM Hijau 2025

Buku Putih UMKM Hijau 2045 merupakan panduan strategis nasional untuk mendorong transformasi UMKM menuju praktik bisnis ramah lingkungan, sejalan dengan RPJPN 2025–2045 dan RPJMN 2025–2029. Mengingat UMKM mencakup lebih dari 99% pelaku usaha dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja, peran mereka sangat penting dalam transisi menuju ekonomi hijau. Namun, kontribusi emisi dari sektor ini juga perlu dikendalikan melalui kebijakan yang terarah.
Dokumen ini disusun oleh Kementerian PPN/Bappenas bersama ADB dan IESR, dengan dukungan Pemerintah Australia melalui program SIAP2. Substansi utamanya mencakup peta jalan implementatif yang meliputi klasifikasi UMKM hijau, insentif fiskal dan keuangan, penguatan kapasitas, dukungan teknologi, serta penyesuaian regulasi dan standar pelaporan keberlanjutan. Semua elemen dirancang lintas sektor dan wilayah untuk mempercepat dekarbonisasi tanpa mengorbankan daya saing.
Analisis dalam buku ini menyoroti tantangan seperti rendahnya adopsi praktik hijau, terbatasnya akses pembiayaan, belum sinkronnya kebijakan pusat-daerah, serta kesenjangan teknologi dan informasi pasar. Di sisi lain, tren investasi ESG global membuka peluang bagi produk rendah karbon dan pembiayaan inovatif.
Secara struktural, buku ini terdiri dari ringkasan eksekutif, analisis kesenjangan dan peluang, serta rekomendasi kebijakan. Kementerian PPN/Bappenas berperan memimpin perencanaan dan koordinasi lintas kementerian, menyelaraskan kebijakan dan anggaran, serta mengawal pelaksanaan peta jalan. Dokumen ini menjadi landasan transisi hijau UMKM yang adil, inklusif, dan terukur menuju Indonesia Emas 2045.dan mengawal pelaksanaan peta jalan, standar, dan mekanisme pemantauan.
Pada akhirnya, Buku Putih ini menjadi panduan penting bagi transisi hijau UMKM yang adil, inklusif, terarah, dan terukur menuju Indonesia Emas 2045.
Sumber:
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




