Potret Capaian TPB/SDGs Kementerian Kehutanan 2024

Dokumen Potret Capaian TPB/SDGs Kementerian Kehutanan 2024 menegaskan bahwa sektor kehutanan bukan hanya aktor teknis pelestarian alam, tetapi juga entitas strategis dalam pencapaian pembangunan nasional berkelanjutan.
Kementerian Kehutanan menyelaraskan seluruh rencana strategis (Renstra 2025–2029) dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), menjadikannya kerangka kerja utama bukan sekadar pelengkap program.
Hal ini mencerminkan transformasi kelembagaan pasca-pemisahan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan memperlihatkan kesiapan kementerian dalam mengarusutamakan prinsip keberlanjutan.
Terdapat empat fokus utama yang selaras langsung dengan berbagai tujuan SDGs: pemulihan fungsi ekologis hutan (SDG 13 dan 15), penguatan ekonomi hijau dan PDB kehutanan (SDG 9 dan 12), pemberdayaan masyarakat desa sekitar hutan (SDG 1, 2, dan 8), serta reformasi birokrasi kehutanan yang adaptif dan digital (SDG 16).
Salah satu program unggulan adalah inisiatif Hutan Cadangan Air, Pangan, dan Energi yang menciptakan sinergi lintas-sektor (kehutanan, pangan, energi, air) yang mendukung SDGs secara multidimensional.
Kebijakan ini sejalan dengan arah strategis pembangunan nasional yang ditetapkan dalam RPJPN 2025–2045 dan RPJMN 2025–2029 oleh Kementerian PPN/Bappenas. Terlebih, program ini menguatkan prioritas nasional Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2045 melalui pendekatan yang inklusif, berbasis masyarakat, dan berorientasi pada resilien lingkungan.
Dokumen ini dapat menjadi masukan konkret bagi Kementerian PPN/Bappenas dalam penyusunan regulasi atau pembaruan Rencana Aksi Nasional SDGs maupun harmonisasi indikator lintas kementerian. Kehutanan perlu diposisikan sebagai garda depan dalam pencapaian target-target SDGs nasional, baik dari sisi perlindungan ekosistem, ekonomi hijau, maupun keadilan sosial berbasis sumber daya alam
Source:
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




