Strategi Reformasi dan Peta Jalan Elektrifikasi Transportasi Publik: Studi Kasus Kota Surabaya, Surakarta, dan Pekanbaru

Upaya transisi menuju transportasi rendah emisi di Indonesia semakin dipercepat. Kementerian Perhubungan menargetkan elektrifikasi hingga 90 persen angkutan umum pada 2030 di 42 wilayah perkotaan. Untuk mendukung ambisi tersebut, ITDP Indonesia bersama ViriyaENB menyusun peta jalan strategis elektrifikasi transportasi publik.
Salah satu hasil utama dari kajian ini adalah penetapan 11 kota prioritas yang ditargetkan mencapai 100 persen elektrifikasi armada transportasi publik pada 2030. Jika target ini tercapai, potensi dampaknya cukup signifikan: penurunan sekitar 25 persen emisi gas rumah kaca (GRK) dibandingkan skenario business-as-usual, atau setara dengan pengurangan sekitar 900.000 ton CO₂e.
Tidak hanya berdampak pada lingkungan, elektrifikasi juga berpotensi memberikan manfaat kesehatan. Pada tahun yang sama, langkah ini diperkirakan mampu menurunkan hingga 1.494 kasus penyakit pernapasan di 11 kota tersebut.
Namun, jalan menuju elektrifikasi penuh tidaklah seragam di setiap kota. Tantangan yang dihadapi sangat beragam, mulai dari kondisi sistem transportasi publik yang ada, karakteristik wilayah, prioritas kebijakan pemerintah daerah, hingga pemahaman terhadap teknologi ekosistem bus listrik.
Dalam banyak kasus, kota-kota masih perlu melakukan reformasi mendasar pada sistem transportasi publik—seperti peningkatan layanan, integrasi moda, dan tata kelola—sebelum melangkah ke tahap elektrifikasi armada.
Sebagai langkah lanjutan, ITDP Indonesia menyusun peta jalan yang lebih rinci untuk tiga kota percontohan, yakni Surabaya, Surakarta, dan Pekanbaru. Ketiga kota ini dipilih karena mewakili beragam tipologi dan tantangan dalam pengembangan transportasi publik berkelanjutan.
Studi ini juga mengacu pada praktik baik dari kota-kota yang telah lebih dulu mengoperasikan bus listrik, seperti Jakarta dan Medan, sebagai referensi implementasi di lapangan.
Melalui pendekatan bertahap dan berbasis karakteristik daerah, diharapkan peta jalan ini tidak hanya menjadi panduan teknis, tetapi juga katalis bagi kota-kota lain di Indonesia untuk mempercepat transisi menuju sistem transportasi publik yang bersih, efisien, dan berkelanjutan.
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




