BRIN & Pemkab Bantul Luncurkan PETASOL, BBM dari Limbah Plastik

BRIN & Pemkab Bantul Luncurkan PETASOL, BBM dari Limbah Plastik
Di tengah meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Pemerintah Kabupaten Bantul meluncurkan inovasi terbaru berupa bahan bakar alternatif bernama PETASOL.
PETASOL merupakan bahan bakar setara solar yang dihasilkan dari pengolahan limbah plastik menggunakan teknologi pirolisis Fastpol. Teknologi ini mampu mengubah sampah plastik bernilai rendah menjadi bahan bakar berwarna kuning keemasan yang diklaim memiliki kualitas setara solar dan aman digunakan untuk kendaraan.
Peluncuran PETASOL dilakukan oleh Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN bersama Pertamina Foundation dan Bupati Bantul. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi atas dua persoalan besar sekaligus, yaitu penumpukan sampah plastik dan kebutuhan energi alternatif bagi masyarakat.
Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), timbunan sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta mencapai ratusan ton per hari, dengan sekitar 20 persen berupa sampah plastik yang sulit terurai. Sementara itu, Kabupaten Bantul sendiri menghasilkan sekitar 650 ton sampah setiap hari dan 31 persen di antaranya merupakan sampah plastik.
BRIN menyebut PETASOL memiliki potensi besar untuk dikembangkan di berbagai daerah yang memiliki persoalan sampah plastik. Bahkan, bahan bakar hasil inovasi ini direncanakan dijual kepada masyarakat dengan harga sekitar Rp10.000 per liter.
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




