Cegah Abrasi Pantai, DLH Belitung Timur dan PT Timah Tanam Ratusan Cemara Laut di Pantai Lalang

Belitung Timur – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung Timur bersama PT Timah Tbk menggelar aksi penanaman ratusan pohon cemara laut di kawasan Pantai Lalang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan pesisir sekaligus mitigasi abrasi yang mulai mengancam garis pantai di wilayah tersebut.
Selain penanaman pohon, kegiatan juga diisi dengan pembagian bibit tanaman kepada sekolah-sekolah serta edukasi mengenai pengelolaan dan pemilahan sampah bagi para pelajar sebagai bentuk penguatan kesadaran lingkungan sejak usia dini.
Kepala DLH Belitung Timur, Adlan Taufik, mengatakan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum penting untuk mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kegiatan hari ini tidak hanya menanam pohon, tetapi juga pembagian bibit kepada sekolah-sekolah serta edukasi pengelolaan sampah kepada para pelajar. Kami ingin membangun kepedulian lingkungan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Cemara Laut dan Ketapang untuk Melindungi Garis Pantai
Jenis pohon yang ditanam terdiri atas cemara laut dan ketapang, dua spesies yang dikenal memiliki kemampuan beradaptasi di kawasan pesisir serta efektif membantu mengurangi dampak abrasi.
Akar pohon yang kuat mampu menahan pergerakan pasir dan memperkokoh struktur tanah di sepanjang pantai, sementara tajuknya berfungsi sebagai penahan angin dan pelindung ekosistem pesisir.
Menurut Adlan, Pantai Lalang dipilih sebagai lokasi penanaman karena kondisi abrasi di kawasan tersebut mulai menunjukkan peningkatan dan memerlukan langkah mitigasi sejak dini.
“Penanaman pohon difokuskan di kawasan pesisir untuk membantu mencegah abrasi Pantai Lalang yang saat ini sudah mulai mengkhawatirkan karena garis pantainya terus mengalami tekanan,” jelasnya.
Edukasi Sampah untuk Generasi Muda
Selain penghijauan, DLH Belitung Timur juga memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya pengelolaan sampah, termasuk pemilahan sampah organik dan anorganik.
Program ini bertujuan membangun budaya peduli lingkungan sejak usia sekolah agar pengurangan sampah dapat dimulai dari rumah, sekolah, hingga lingkungan sekitar.
Menurut Adlan, persoalan sampah masih menjadi salah satu tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan di Kabupaten Belitung Timur yang memiliki wilayah cukup luas dan karakteristik pesisir.
Kolaborasi untuk Lingkungan yang Berkelanjutan
Kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung pelestarian lingkungan. Sinergi seperti ini diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai program penghijauan, rehabilitasi kawasan pesisir, serta edukasi lingkungan kepada masyarakat.
DLH Belitung Timur berharap kerja sama dengan PT Timah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dapat terus diperkuat sehingga upaya menjaga lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Menjaga Pesisir, Melindungi Masa Depan
Penanaman pohon di kawasan pantai merupakan salah satu solusi berbasis alam (nature-based solutions) yang efektif dalam menghadapi dampak perubahan iklim, abrasi, dan degradasi ekosistem pesisir. Selain melindungi garis pantai, vegetasi pesisir juga berfungsi sebagai habitat berbagai satwa, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menyerap karbon yang berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim.
Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Belitung Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat konservasi pesisir, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah, dan membangun kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan.
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




