Bogor bersiap bangun PSEL berkapasitas 2.500 Ton sampah Per Hari

Mengatasi Kedaruratan Sampah Regional
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi mengalokasikan lahan untuk mendukung Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Langkah ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diatur dalam Perpres Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.
Skema Aglomerasi dan Distribusi Kapasitas PSEL
Pengelolaan sampah dilakukan melalui pendekatan aglomerasi lintas daerah (Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok) yang terbagi di dua lokasi proyek utama dengan total kapasitas 2.500 ton per hari:
TOTAL KAPASITAS PSEL: 2.500 TON/HARI
├── 1. PSEL Galuga (Kapasitas: 1.500 Ton/Hari)
│ ├── Pasokan Kab. Bogor : 1.000 Ton/Hari
│ └── Pasokan Kota Bogor : 500 Ton/Hari
└── 2. PSEL Kayumanis (Kapasitas: 1.000 Ton/Hari)
├── Pasokan Kota Depok : 700 Ton/Hari
└── Pasokan Kota Bogor : 300 Ton/Hari
Sebagai pembanding, timbulan sampah harian di Kota Bogor saat ini mencapai 726 ton per hari yang selama ini dikirim ke TPAS Galuga.
Manfaat Utama & Mekanisme Pengolahan
- Konversi Energi Hijau: Residu sampah akan diolah menjadi listrik dan disalurkan langsung ke PT PLN sebagai pembeli tunggal (off-taker). Ini menjadi langkah nyata menekan ketergantungan pada energi fosil seperti batu bara.
- Fleksibilitas Bahan Baku: Seluruh jenis sampah dapat masuk ke PSEL, kecuali material kaca, logam, atau bahan berpotensi ledakan.
- Nol Limbah Berbahaya (Zero Hazardous Waste): Sisa abu pembakaran dipastikan bebas dari zat pencemar berbahaya dan akan dimanfaatkan kembali menjadi bahan bangunan (seperti paving block dan kanstin).
Jadwal Groundbreaking (Peletakan Batu Pertama)
| Lokasi PSEL | Wilayah Aglomerasi | Target Groundbreaking |
| PSEL Galuga | Kota Bogor – Kabupaten Bogor | Agustus 2026 |
| PSEL Kayumanis | Kota Bogor – Kota Depok | November 2026 |
“Memilah dan membuang sampah secara konvensional ke TPAS lambat laun akan membebani lahan hingga overcapacity. PSEL menjadi solusi tuntas agar sampah tidak lagi memicu kerusakan lingkungan,” tegas Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.
sumber:
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




