Pemkot Mataram Uji Coba Limbah Bekas Pakan Maggot Jadi Bahan Bakar PLTU
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, tengah melakukan uji coba penggunaan limbah bekas pakan maggot atau dikenal sebagai kasgot sebagai Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP). BBJP ini diujicobakan sebagai alternatif pengganti batu bara dalam pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Mataram, Vidi Partisan Yuris Gamanjaya, menjelaskan bahwa uji coba tersebut dilakukan bekerja sama dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok di Lombok Barat, yang sudah memiliki kontrak kerja sama dengan PLTU Jeranjang.
Proses pembuatan BBJP ini dimulai dari pengolahan limbah kasgot, yang merupakan sisa pakan maggot dari sampah organik. Limbah ini terlebih dahulu dicacah, dikeringkan, dan diayak. Hasil ayakan halus digunakan sebagai pupuk, sementara sisa ayakan kasar dikeringkan lebih lanjut untuk dijadikan BBJP. Semakin kering BBJP yang dihasilkan, semakin tinggi nilai jualnya, yakni sekitar Rp200.000 hingga Rp400.000 per ton.
Meskipun kasgot juga dapat diolah menjadi kompos, DLH lebih memilih memproduksi BBJP karena memiliki nilai ekonomis lebih tinggi dan tidak memerlukan tambahan bahan kimia. Jika hasil uji coba ini berhasil, DLH Kota Mataram berencana untuk memaksimalkan produksi BBJP sebagai bahan bakar untuk PLTU Jeranjang.
Saat ini, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) modern di Sandubaya mengolah sekitar 40-46 ton sampah per hari dari dua kecamatan, yakni Sandubaya dan Cakranegara. Dari jumlah tersebut, 18 ton merupakan sampah organik, yang diolah menjadi bubur pakan maggot. Limbah kasgot kering yang dihasilkan kemudian dijadikan pupuk halus dan BBJP dengan produksi sekitar 2 ton per hari.
Menurut data DLH Kota Mataram, volume sampah di enam kecamatan di Kota Mataram mencapai 240 ton per hari, dengan 60% berupa sampah organik, 30% sampah plastik, dan sisanya berupa limbah kayu, diapers, kaca, dan lainnya.
sumber :
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




