Hari Menanam Pohon Indonesia, Pelajar di Riau Tanam Pohon Langka

Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, siswa SMK Negeri 1 Tualang, Siak, Riau, bersama Belantara Foundation dan Kesatuan Pengelola Hutan Produksi (KPHP) Minas Tahura, mengadakan kegiatan penanaman pohon langka di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasyim (SSH). Kegiatan yang berlangsung ini melibatkan penanaman bibit pohon langka seperti kulim, meranti bunga, dan meranti batu.
Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dolly Priatna, menegaskan bahwa gerakan ini sejalan dengan program utama yayasannya, yaitu pemulihan dan restorasi hutan. “Sejak tahun 2022, kami bekerja sama dengan KPHP Minas Tahura dan APP Japan Ltd menginisiasi Forest Restoration Project SDGs Together. Proyek ini bertujuan membantu merestorasi lahan terdegradasi di kawasan Tahura SSH,” ujar Dolly dalam keterangan tertulis.
Edukasi dan Inspirasi Melalui Penanaman Pohon
Dolly menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada restorasi hutan, tetapi juga mengedukasi generasi muda, khususnya pelajar, tentang manfaat dan peran penting pohon dalam menjaga ekosistem.
“Kami berharap gerakan menanam pohon ini dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat, terutama mereka yang tinggal di sekitar kawasan, untuk aktif berkontribusi dalam pelestarian lingkungan hidup,” tambahnya.
Salah satu siswa yang terlibat dalam kegiatan ini, Tiara Yosenjelika, mengungkapkan rasa bangganya dapat berpartisipasi. “Saya senang bisa ikut melestarikan lingkungan melalui kegiatan ini. Semoga semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk menjaga alam dan lingkungan di sekitar mereka,” ujar Tiara.
Menjaga Spesies Langka untuk Masa Depan
Ketua Forum Pohon Langka Indonesia (FPLI), Tukirin Partomihardjo, menyebut bahwa kegiatan menanam pohon langka memiliki tujuan besar untuk melestarikan spesies pohon yang terancam punah. Menurutnya, upaya ini sangat penting untuk melindungi keanekaragaman hayati hutan Indonesia yang terus terancam oleh deforestasi dan perubahan iklim.
“FPLI mengundang semua kalangan untuk berkolaborasi mengampanyekan pentingnya melestarikan jenis-jenis pohon langka dan habitatnya agar terhindar dari kepunahan,” jelas Tukirin.
Langkah Konkrit Pelestarian Lingkungan
Melalui program ini, Belantara Foundation, KPHP Minas Tahura, dan berbagai pihak terkait menunjukkan komitmen untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Penanaman pohon langka tidak hanya membantu pemulihan ekosistem yang terdegradasi, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi masyarakat untuk memahami pentingnya menjaga hutan.
Dengan langkah-langkah seperti ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan alam terus meningkat, sehingga keberlanjutan lingkungan dapat terjamin untuk generasi mendatang. Upaya ini juga menjadi momentum penting untuk mengedepankan nilai-nilai kolaborasi dalam menjaga hutan dan memperkaya ekosistem Indonesia.
Sumber:
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




