Berita

Gawat Darurat Sampah di Jakarta Bukan tanpa Solusi

Gawat darurat sampah di Jakarta bukan tanpa solusi. Gubernur Pramono Anung bersama Pemprov DKI terus mendorong inovasi pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan, salah satunya lewat Refuse Derived Fuel (RDF) yang mengolah sampah padat, khususnya anorganik, menjadi bahan bakar alternatif. Teknologi ini telah diterapkan di Bantargebang (2.000 ton/hari) dan segera di Rorotan (2.500 ton/hari), dengan harapan bisa menekan volume sampah harian Jakarta yang mencapai 8.000 ton.

Menariknya, hasil RDF ini dijual ke industri semen sebagai pengganti batu bara, didukung kerja sama dengan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. dan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Indonesia. Selain itu, Pramono menekankan pentingnya regulasi nasional seperti Perpres tentang tipping fee dan insinerator demi solusi jangka panjang. Jakarta juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak demi menciptakan sistem pengelolaan sampah yang inovatif, efisien, dan ramah lingkungan. Gaspol terus untuk Jakarta yang lebih bersih dan hijau! 🚀

Sumber:

https://www.linkedin.com/posts/zonaebt_zonaebt-zenews-sampahjadienergi-activity-7316769610941222913-fvmj/?utm_source=share&utm_medium=member_desktop&rcm=ACoAAAtGGkQBsxwMBmX3lEJO8btihnfBCaHqTz4

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO