Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Terumbu Karang Tahan Iklim di Forum Dunia UNOC3

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi terumbu karang yang tahan terhadap perubahan iklim dalam forum dunia Konferensi Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-3 (UNOC3) yang berlangsung di Nice, Prancis, pada 9–13 Juni 2025. Dalam forum yang mempertemukan negara-negara pesisir dan lembaga konservasi internasional tersebut, Indonesia menjadi satu dari 11 negara yang menyatakan dukungan terhadap inisiatif global perlindungan terumbu karang yang tahan perubahan iklim.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis dalam pelestarian terumbu karang dunia.
“Indonesia memiliki lebih dari 51.000 kilometer persegi terumbu karang dan 14 dari 50 Bioclimate Units dunia. Ini menjadikan Indonesia sebagai negara penting dalam upaya perlindungan terumbu karang global,” ujarnya dari Jakarta, Rabu (18/6/2025).
Pernyataan itu disampaikan dalam acara tingkat tinggi bertajuk “Protecting Climate-Resilient Coral Reefs: A High-Level Commitment”, yang diinisiasi oleh Pemerintah Papua Nugini dan mitra global seperti Wildlife Conservation Society (WCS), The Nature Conservancy (TNC), WWF, dan Coral Reef Rescue Initiative (CRRI).
Komitmen Bersama 11 Negara untuk Terumbu Karang
Dalam sesi tersebut, Indonesia bergabung dengan sepuluh negara lain yang menandatangani komitmen tinggi untuk melindungi terumbu karang dari ancaman perubahan iklim. Negara-negara itu adalah:
- Republik Madagaskar
- Republik Palau
- Republik Panama
- Kepulauan Solomon
- Republik Persatuan Tanzania
- Republik Vanuatu
- Papua Nugini
- Persemakmuran Bahama
- Belize
- Republik Prancis
Langkah ini menandai penguatan kolaborasi internasional dalam melindungi kawasan terumbu karang paling rentan namun vital bagi keanekaragaman hayati laut.
Nilai Ekonomi dan Strategi Nasional
Menteri Trenggono menekankan bahwa terumbu karang tidak hanya penting secara ekologis, tetapi juga bernilai ekonomi tinggi. Di Indonesia, layanan ekosistem terumbu karang diperkirakan menyumbang USD 3,3 miliar per tahun, mencakup perikanan skala besar dan kecil serta pariwisata berbasis laut.
Komitmen ini juga memperkuat visi Ekonomi Biru Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), salah satunya melalui kebijakan “30×45”, yaitu target memperluas kawasan konservasi laut hingga mencakup 30% dari total perairan nasional pada tahun 2045.
“Konservasi laut adalah pilar penting dalam membangun ketahanan pangan laut dan pembangunan berkelanjutan nasional,” tambah Trenggono.
Ancaman Krisis Iklim terhadap Terumbu Karang
Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem paling rentan terhadap perubahan iklim, seperti kenaikan suhu laut, pengasaman air laut, dan pencemaran. Model ilmiah global memprediksi bahwa lebih dari 90% terumbu karang dunia akan mengalami degradasi pada 2050 jika tidak dilakukan langkah perlindungan yang cepat dan efektif.
Hal ini memperkuat urgensi komitmen internasional untuk melakukan tindakan nyata, mulai dari perlindungan kawasan, pengurangan emisi karbon, hingga pengelolaan perikanan yang berkelanjutan.
Dukungan Lembaga dan Masyarakat Sipil
WWF Indonesia turut menyambut baik langkah pemerintah. Direktur Program Kelautan dan Perikanan WWF Indonesia, Dr. Imam Musthofa Zainudin, menyatakan bahwa terumbu karang Indonesia sangat penting secara global untuk keberlanjutan perikanan dan keanekaragaman hayati laut.
“WWF Indonesia siap mendukung implementasi komitmen ini melalui kerja sama dengan masyarakat lokal dan mitra lainnya, dengan pendekatan konservasi adaptif, inklusif, dan berbasis sains,” ujar Imam.
Menuju Konservasi Laut yang Lebih Kuat
Partisipasi Indonesia dalam UNOC3 dan penandatanganan komitmen ini merupakan langkah maju dalam diplomasi laut dan perlindungan ekosistem pesisir, yang tak hanya penting untuk konservasi, tetapi juga ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat pesisir Indonesia.
Komitmen ini memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin regional dalam konservasi laut dan menjadi bukti nyata bahwa perlindungan lingkungan bisa berjalan seiring dengan pembangunan berkelanjutan.
Sumber:
Antara News – RI Berkomitmen Lindungi Terumbu Karang yang Tahan Perubahan Iklim
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




