Berita

Jabar Gelontorkan Rp18 Miliar untuk Perpanjang Umur TPA Sarimukti, Targetkan Pengelolaan Ideal Akhir 2025

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp18 miliar untuk memperbaiki sistem pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti sebagai langkah strategis memperpanjang usia layanan TPA tersebut yang krusial bagi penanganan sampah kawasan Bandung Raya.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, anggaran tersebut ditujukan untuk memastikan pengelolaan limbah di Sarimukti menjadi lebih ideal dan tidak melebihi ambang batas pencemaran lingkungan, dengan target tercapainya sistem pengelolaan optimal pada akhir tahun 2025.

“Kami anggarkan Rp18 miliar, targetnya pada akhir tahun ini pengelolaannya jadi ideal dan pencemarannya di bawah ambang batas,” ujar Herman di Bandung, Senin (17/6/2025).

Fokus Perbaikan Infrastruktur Limbah

Dana tersebut digunakan untuk membenahi sejumlah fasilitas penting di TPA, antara lain:

  • Rehabilitasi kolam stabilisasi atas
  • Perbaikan kolam aerob dan anaerob
  • Pembangunan instalasi penurun kadar nitrogen (air stripping)
  • Pelaksanaan metode landfill mining untuk memproses dan mengurangi timbunan sampah eksisting

Langkah ini, menurut Herman, bertujuan memperpanjang masa pakai TPA Sarimukti, yang saat ini menjadi andalan pengelolaan sampah untuk Kota Bandung dan sekitarnya.

Teknologi Sanitary Landfill dan Tantangan yang Masih Dihadapi

Meski TPA Sarimukti sudah menggunakan sistem sanitary landfill—metode pengelolaan dengan menumpuk sampah pada cekungan, memadatkan, lalu menutupnya dengan tanah—masih ditemukan berbagai kekurangan dalam pengelolaan limbah cair dan gas yang dihasilkan dari dekomposisi sampah.

“Teknologinya relatif baik, tapi masih ada kekurangan, terutama dalam pengelolaan limbah. Hari ini itu yang kami perbaiki,” jelas Herman.

Zona 5 Segera Dibuka, Solusi Jangka Pendek TPA

Salah satu proyek prioritas saat ini adalah pembukaan Zona 5, yang diproyeksikan akan menjadi tambahan kapasitas sementara. Zona 1 dan 2 sudah penuh, dan Zona 3 dan 4 diperkirakan akan penuh dalam waktu dekat.

“Insya Allah, hasil kerja keras semua, TPAS Sarimukti bisa diandalkan untuk tiga tahun ke depan, sembari kami akselerasi TPPAS Legoknangka,” ungkap Herman, menyebut TPPAS Legoknangka sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah regional.

Harapan Kolaboratif: Dari Pemerintah Daerah Hingga Rumah Tangga

Lebih jauh, Pemprov Jabar berharap agar seluruh kabupaten/kota di kawasan Bandung Raya juga aktif mengelola sampahnya, tidak hanya bergantung pada TPA Sarimukti.

Herman juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pengurangan sampah dari sumbernya, termasuk melalui edukasi dan penerapan gaya hidup minim sampah (zero waste).

“Sampah itu harus diintervensi dari hulu. Yang paling keren itu penyesuaian di hulu—zero food waste, zero waste, tidak ada sampah makanan dari rumah,” tutupnya.

Upaya revitalisasi Sarimukti ini menjadi bagian penting dari transformasi pengelolaan sampah di Jawa Barat yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Sumber:
https://www.antaranews.com/berita/4904153/rp18-miliar-digelontorkan-untuk-perpanjang-umur-tpa-sarimukti

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO