Jakarta Ingin Bangun Pulau Sampah, KLHK: Tampung Residu Saja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mempertimbangkan rencana untuk membangun pulau sampah di Kepulauan Seribu, yang telah ditanggapi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati, menyarankan agar rencana tersebut hanya untuk menampung residu. Vivien mengungkapkan bahwa Pemprov DKI Jakarta sudah pernah membahas rencana ini secara informal dengan KLHK, namun mereka belum mendengar detail rencana besar dan desainnya.
Vivien menegaskan bahwa jika pulau sampah tersebut dibangun, KLHK berharap hanya residu yang akan dibuang ke sana. Dia juga mengakui bahwa DKI Jakarta memerlukan lokasi pengelolaan sampah baru, mengingat kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang hampir penuh. Saat ini, produksi sampah di Jakarta mencapai sekitar 8.000 ton per hari.
Pengelolaan sampah di DKI Jakarta sudah menunjukkan kemajuan, termasuk penggunaan teknologi dan melibatkan masyarakat untuk mengurangi timbulan sampah yang berakhir di TPST Bantargebang. Salah satu contohnya adalah pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif atau Refused Derived Fuel (RDF). Selain itu, bank sampah dan pengelolaan sampah secara mandiri di kawasan industri juga dianjurkan.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengusulkan pada Mei agar Pemprov DKI Jakarta menyiapkan dua lokasi di Kepulauan Seribu untuk dijadikan tempat pengelolaan dan proses sampah yang lebih ramah lingkungan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyebut bahwa pembangunan fasilitas pengelolaan sampah tersebut masih dalam tahap rencana.
sumber :
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




