Makalah

Nilai dan praktik masyarakat adat dalam penyelamatan ekosistem di Indonesia

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa kita sudah memasuki era antroposen. Anthropocene ditandai dengan disrupsi antropogenik dalam ekosfer (ecosphere). Manusia telah merusak sistem alam (natural system) dalam skala global yang mengancam ketahanan umat manusia, flora, fauna dan ekosistem secara keseluruhan. Antroposen menempatkan aktivitas dan dampak manusia sebagai elemen kunci, di mana pengaruh manusia kini menjadi faktor utama yang mengubah planet, menggeser kita ke era geologi yang baru. Dampak ekologis dari ekspansi kegiatan manusia ini salah satunya terkait eksploitasi fossil fuels, terutama periode akselerasi besar (great acceleration) yang menimbulkan human-driven global change di pertengahan abad ke-20. Era ini juga menekankan bahwa manusia kini menjadi penentu atas nasib mereka sendiri dalam mengelola planet ini.

Berbagai gejala era antroposen menimbulkan diskursus mengenai prasyarat dasar planet yang
harus dihormati dan dijaga oleh manusia untuk mencegah perubahan lingkungan yang
merugikan atau bahkan bencana pada skala global. Para ilmuwan mencoba mengidentifikasi
batas-batas kritis (safe operating zone for humanity) dalam sistem bumi.

sumber:

https://oceanjusticeinitiative.org/publications/?download=true&file-param=2025/06/Policy-Brief-Nilai-dan-Praktik-Masyarakat-Adat-dalam-Penyelamatan-Ekosistem-Indonesia.pdf

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO