Makalah

Pembangunan pusat data hijau sebagai wahana percepatan pembangunan ekonomi berkelanjutan

Perencanaan pembangunan nasional terintegrasi baik untuk rencana pembangunan jangka panjang, menengah, dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara negara dan masyarakat di tingkat Pusat dan Daerah telah menjadi amanat UU Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN). Integrasi perencanaan pembangunan membutuhkan integrasi data rencana pembangunan dan evaluasi pembangunan selain proses terintegrasi berjenjang.

Untuk keperluan ini, kehadiran pusat data handal dibutuhkan untuk menunjang ketersediaan, integritas dan integrasi data rencana pembangunan dan evaluasi pembangunan. Pembangunan pusat data yang handal telah dilakukan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Kehandalan
pusat data ini diupayakan melalui implementasi standar internasional pusat data, juga menjamin praktek terbaik kehandalan pusat data dilakukan di Kementerian PPN/Bappenas yaitu standar Tier III Uptime. Saat proses implementasi pusat data ini, upaya untuk menaikkan tingkat kandungan lokal menjadi tantangan. Hal ini disebabkan karena saat ini besarnya kandungan lokal belum terakomodasi dalam Standar Nasional Indonesia.

Tantangan ini memberikan momentum bagi peningkatan nilai kandungan lokal melalui dorongan bergulirnya transformasi digital sebagai salah satu pilar dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2025. Transformasi digital telah membuka peluang Indonesia untuk masuk ke produk hijau dan ekonomi hijau baik dari sisi produksi, distribusi dan konsumsi.

Dalam pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang mengamanahkan terbangunnya pusat data yang tersertifikasi untuk kepentingan nasional, ditetapkan sebagai pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) yang terdiri dari sejumlah pusat data yang telah tersertifikasi. Pembangunan PDN ini dalam upaya meningkatkan utilisasi pusat data kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk melebihi 30 persen dari kapasitasnya. Dalam makalah ini akan disampaikan usulan tentang pengembangan PDN Hijau sebagai pendorong percepatan pembangunan ekonomi berkelanjutan. Transformasi ini diharapkan menjadi salah satu solusi meningkatkan nilai kandungan lokal untuk memenuhi keandalan Pusat Data, memenuhi kualifikasi internasional dan ramah lingkungan.

sumber :

https://workingpapers.bappenas.go.id/index.php/bwp/article/view/92

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO