Pemerintah Telusuri Dugaan Cemaran Radioaktif Cs-137 pada Ekspor Cengkeh

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengirimkan tim khusus untuk menindaklanjuti laporan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengenai dugaan cemaran radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada produk cengkeh asal Indonesia.
“Tim kami sudah menerima notice bahwa kasus serupa ditemukan pada cengkeh. Hari ini tim sudah kami turunkan, dan rencananya besok (Sabtu) kami akan melakukan kunjungan langsung untuk mengambil langkah lebih lanjut,” ujar Hanif saat menghadiri peringatan Hari Danau Sedunia 2025 di Jakarta, Rabu.
Hanif menambahkan bahwa dirinya bersama Menteri Perindustrian dan sejumlah kementerian/lembaga terkait akan meninjau langsung perusahaan eksportir cengkeh tersebut.
Pemerintah sebelumnya sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kerawanan Bahaya Radiasi Cs-137 usai temuan serupa pada ekspor udang beku Indonesia ke AS. Satgas ini diketuai Menko Pangan Zulkifli Hasan, dengan Hanif sebagai ketua harian.
“Pemerintah sangat serius menangani isu ini. Kami tidak main-main, karena menyangkut keselamatan masyarakat dalam negeri sekaligus berdampak pada perdagangan internasional. Penanganan harus dilakukan secara hati-hati, tapi juga tanpa menimbulkan kepanikan,” tegas Hanif.
Sebelumnya, FDA AS melaporkan adanya dugaan cemaran Cs-137 pada cengkeh yang diekspor oleh PT NJS, sehingga seluruh impor rempah dari perusahaan tersebut diblokir. Kasus ini muncul setelah pada Agustus lalu, FDA juga mengembalikan sejumlah ekspor udang beku dari Indonesia karena masalah yang sama.
Sebagai tindak lanjut, Satgas pemerintah sudah menyegel kawasan pabrik di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten, yang diduga menjadi sumber cemaran. Pemerintah juga melakukan langkah dekontaminasi, menyediakan fasilitas penyimpanan sementara limbah Cs-137, serta penanganan kesehatan bagi warga terdampak.
Menko Pangan Zulkifli Hasan sebelumnya memastikan bahwa kasus kontaminasi radioaktif pada udang hanya terjadi di kawasan industri tersebut dan tidak menyebar ke rantai pasok nasional maupun ekspor lainnya.
Sumber: Antara News
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




