Artikel

Pertamax Bukan Hanya untuk Kendaraan: Energi Produksi yang Kerap Terlupakan

Perdebatan mengenai transisi energi dan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Indonesia hampir selalu berpusat pada sektor transportasi. Setiap kali pemerintah membahas kebijakan energi, perhatian publik umumnya tertuju pada kendaraan bermotor, kemacetan di kota besar, hingga kuota BBM subsidi untuk mobil dan sepeda motor.

Padahal, ada kelompok pengguna BBM yang sering luput dari perhatian, yaitu pelaku usaha mikro dan masyarakat pedesaan yang menggunakan bahan bakar untuk menggerakkan mesin produksi, bukan sebagai bahan bakar kendaraan.

Energi untuk Menggerakkan Produksi

Di luar kawasan perkotaan, BBM tidak hanya digunakan untuk mobilitas. Berbagai aktivitas ekonomi masyarakat bergantung pada mesin-mesin stasioner seperti pompa air, generator listrik, mesin penggiling, mesin pertanian, hingga peralatan usaha kecil.

Mesin-mesin tersebut tidak berpindah tempat, tetapi berperan penting dalam menjaga produktivitas sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan usaha mikro. Setiap liter bahan bakar yang digunakan menjadi tenaga untuk menghasilkan pangan, menyediakan layanan, dan menggerakkan roda perekonomian lokal.

Karena itu, kebijakan pembatasan BBM perlu mempertimbangkan kebutuhan sektor produktif yang memiliki karakteristik berbeda dengan sektor transportasi.

Akses Energi Makin Mudah, tetapi Biaya Masih Menjadi Tantangan

Perluasan jaringan distribusi BBM nonsubsidi melalui berbagai titik penjualan resmi telah meningkatkan akses masyarakat di wilayah pedesaan. Kini, bahan bakar berkualitas seperti Pertamax dapat diperoleh lebih dekat dari lokasi usaha tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kota.

Kemudahan akses ini menjadi kemajuan dari sisi distribusi. Namun, bagi sebagian pelaku usaha kecil, harga BBM nonsubsidi tetap menjadi tantangan karena biaya operasional produksi meningkat ketika harus menggunakan bahan bakar dengan harga keekonomian.

Sebaliknya, untuk memperoleh BBM bersubsidi, masyarakat di sejumlah wilayah masih harus mendatangi SPBU tertentu yang lokasinya relatif jauh, dengan berbagai persyaratan administratif yang tidak selalu mudah dipenuhi.

Kebijakan Perlu Memperhatikan Pengguna Nontransportasi

Sebagian besar kebijakan pembatasan BBM bersubsidi selama ini dirancang dengan asumsi bahwa pengguna utama adalah kendaraan bermotor yang dapat langsung mengisi bahan bakar di SPBU.

Padahal, terdapat banyak pengguna nontransportasi yang membutuhkan BBM dalam wadah tertentu untuk mengoperasikan mesin produksi di lokasi usaha. Karakteristik penggunaan energi kelompok ini berbeda sehingga membutuhkan pendekatan kebijakan yang lebih fleksibel dan tepat sasaran.

Pelaku usaha mikro, petani, peternak, nelayan, hingga pengelola usaha kecil merupakan bagian dari sektor produktif yang memiliki kontribusi terhadap ketahanan pangan, penciptaan lapangan kerja, dan perekonomian daerah.

Menuju Kebijakan Energi yang Lebih Inklusif

Transisi energi merupakan langkah penting menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Namun, implementasinya perlu mempertimbangkan kebutuhan seluruh kelompok pengguna energi, tidak hanya sektor transportasi.

Kebijakan energi yang efektif idealnya mampu menjaga keseimbangan antara efisiensi subsidi, pemerataan akses energi, dan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan demikian, transformasi energi tidak hanya mendukung pengurangan konsumsi bahan bakar fosil, tetapi juga tetap memberikan ruang bagi sektor-sektor produktif yang masih bergantung pada BBM untuk menjalankan kegiatan usahanya.

Pada akhirnya, BBM bukan semata-mata bahan bakar kendaraan. Bagi banyak masyarakat Indonesia, terutama di wilayah pedesaan, BBM juga merupakan sumber energi yang menggerakkan mesin produksi, menopang mata pencaharian, dan menjaga roda ekonomi lokal tetap berputar. Kebijakan energi yang komprehensif perlu mengakomodasi kedua fungsi tersebut agar proses transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan dapat berlangsung secara adil dan inklusif.

https://www.kompasiana.com/hendrosutono2319/6a2cc038c925c40a804739f3/sepertinya-kita-lupa-pertamax-bukan-hanya-untuk-transportasi#google_vignette

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO