Berita

Proyek Raksasa Pengolahan Air Limbah di Jakarta Ditargetkan Rampung pada 2027

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) tengah menyelesaikan proyek besar Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) Zona 1, yang terletak di Pluit, Jakarta Utara. Proyek ini merupakan upaya ambisius untuk menangani pengolahan air limbah domestik di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat. Dengan target penyelesaian pada 2027, JSDP Zona 1 diharapkan menjadi solusi strategis untuk mengelola air limbah secara efisien di ibu kota.

Progres Pembangunan dan Lingkup Proyek

Menurut Deputi Project Manager OWJJ Agus Basuki, WIKA memulai proyek ini pada akhir 2022, meski pengerjaan fisik baru dimulai pada April 2023. Hingga 6 Desember 2024, proyek ini mencatat progres sebesar 22,785 persen, melampaui target perencanaan awal sebesar 18,72 persen.

Lingkup pekerjaan JSDP Paket 1 Zona 1 meliputi pembangunan lifting pump station dan konstruksi A20 Membrane Bioreactor (MBR). Area kerja paket ini mencakup 14 wilayah, termasuk Setiabudi, Pluit, Muara Angke, Srengseng, Sunter, Duri Kosambi, Kamal-Pegadungan, Marunda, Rorotan, Pulo Gebang, Ragunan, hingga Waduk Kampung Dukuh Atas dan Waduk Ceger.

Proyek ini bernilai Rp 3,2 triliun dan dikerjakan melalui skema kerja sama operasi (KSO) yang melibatkan beberapa perusahaan besar, yakni Obayashi, Wijaya Karya, Jaya Konstruksi, dan JFE Engineering.

Dukungan dan Sumber Pendanaan

JSDP Zona 1 merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2020. Selain itu, proyek ini juga didukung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 41 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pengembangan Prasarana Sarana Pengelolaan Air Limbah Domestik.

Untuk pendanaan, proyek ini menggunakan pinjaman dari Japan International Cooperation Agency (JICA). Hal ini menunjukkan dukungan internasional terhadap peningkatan infrastruktur lingkungan di Jakarta.

Manfaat Strategis Proyek JSDP Zona 1

Setelah selesai, JSDP Zona 1 akan mampu mengolah air limbah domestik di tiga wilayah utama Jakarta, yakni Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat. Dengan pengolahan limbah yang lebih modern dan terintegrasi, proyek ini diharapkan dapat:

  1. Mengurangi pencemaran air di wilayah perkotaan.
  2. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
  3. Mendukung target pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia, terutama pada aspek kesehatan masyarakat dan pengelolaan lingkungan.

Pembangunan ini juga menjadi tonggak penting dalam mempersiapkan Jakarta menghadapi tantangan urbanisasi yang terus meningkat. Dengan penyelesaian yang ditargetkan pada 2027, JSDP Zona 1 tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga menciptakan peluang kerja selama proses konstruksi berlangsung.

Komitmen untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Sebagai bagian dari inisiatif nasional dalam meningkatkan infrastruktur pengelolaan air limbah, proyek ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah, sektor swasta, dan mitra internasional dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. PT Wijaya Karya bersama mitranya akan terus memastikan bahwa pembangunan JSDP Zona 1 berjalan sesuai rencana, memberikan dampak positif bagi warga Jakarta dan lingkungannya.

Dengan keberlanjutan sebagai fokus utama, JSDP Zona 1 menjadi langkah signifikan menuju pengelolaan air limbah yang lebih baik dan efisien di ibu kota.

Sumber:

https://www.kompas.com/properti/read/2024/12/12/213000921/jakarta-bakal-punya-pengolah-air-limbah-raksasa-ini-kabar-terbarunya

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO