Teknologi plasma hidrogen di ITB: langkah awal menuju industri logam ramah lingkungan

Departemen Teknik Metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi pelopor teknologi hidrogen di Indonesia melalui pengembangan teknologi plasma hidrogen untuk produksi logam dari bijih oksida. Teknologi ini menawarkan proses reduksi yang ramah lingkungan, di mana hidrogen digunakan sebagai agen pereduksi sehingga menghasilkan air sebagai produk sampingan, bukan karbon dioksida (CO₂). Hal ini membuat teknologi plasma hidrogen menjadi solusi potensial dalam upaya mengurangi emisi karbon pada industri logam.
Keunggulan teknologi ini terletak pada ion gas hidrogen dalam bentuk plasma yang memiliki kemampuan untuk mengambil oksigen dari berbagai oksida logam. Posisi ion hidrogen plasma yang berada di dasar Diagram Ellingham memungkinkan proses ekstraksi logam dari berbagai bijih oksida atau mineral dengan lebih cepat dan sederhana.
Meski saat ini pengembangan teknologi masih dalam skala laboratorium, hasil yang menjanjikan mendorong perlunya dukungan dan kerjasama lintas disiplin untuk mempercepat pengembangan ke skala demo dan komersial. Kolaborasi dengan berbagai sektor industri dan akademisi lain diharapkan dapat mendorong teknologi ini menjadi solusi praktis yang berkontribusi dalam penurunan emisi industri di masa mendatang.
Dengan potensi untuk mengubah proses produksi logam menjadi lebih hijau, teknologi ini membuka peluang bagi Indonesia untuk mengembangkan industri berbasis energi bersih dan berkelanjutan.
sumber :
https://www.instagram.com/reel/DB2freQSaQy/?igsh=bG44YmZ5YXkwYTJx
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




