Berita

Sisa Sampah Harian Kota Jogja Akan Dikirim ke ITF Bawuran Mulai Maret 2025

Pemerintah Daerah (Pemda) DIY berencana mengirimkan sisa sampah harian Kota Jogja yang tidak terolah ke Intermediate Treatment Facility (ITF) Bawuran di Pleret, Bantul. Rencana ini akan mulai dilaksanakan pada Maret 2025 mendatang. Sisa sampah harian Kota Jogja yang tidak terolah saat ini mencapai 35 ton per hari, dan selama ini masih dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan dalam kondisi darurat.

Kondisi Sampah Kota Jogja
Kepala Balai Pengelolaan Sampah DLHK DIY, Aris Prasena, menjelaskan bahwa 35 ton sampah tersebut adalah sampah yang belum bisa dikelola di tiga Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di Kota Jogja. “Tidak tiap hari lho ya (dikirim ke Piyungan), dalam kondisi tertentu sekitar dua atau tiga kali seminggu,” jelas Aris saat dihubungi wartawan, Jumat (31/1/2025).

Rencana Pengiriman ke ITF Bawuran
ITF Bawuran, yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian, ditargetkan dapat beroperasi penuh pada awal Maret 2025. Fasilitas ini akan memberikan slot kuota sampah untuk Kota Jogja sebesar 40 ton per hari, sehingga diharapkan tidak ada lagi pengiriman sampah ke TPA Piyungan. “Gap sampah (sisa sampah Jogja) itu harapannya bisa tertampung di (ITF) Bawuran sebagai bentuk kerjasama Kota Jogja dan BUMD Bantul,” ungkap Aris.

Progres Pembangunan ITF Bawuran
Pembangunan ITF Bawuran saat ini telah mencapai 80 persen. Aris menjelaskan bahwa hanggar dan mesin sudah terpasang, dan fasilitas ini sedang dalam tahap uji komisioning. “Akhir Februari sekitar tanggal 15-20 (ITF Bawuran) itu sudah uji komisioning, harapannya 1 Maret sudah operasional,” sambung Aris.

Kapasitas awal ITF Bawuran adalah 49 ton per hari, namun ke depannya dapat ditingkatkan hingga 70 ton per hari setelah tahap pengembangan selesai. Fasilitas ini akan menerima sampah dari Kabupaten Bantul dan Kota Jogja, sementara Kabupaten Sleman akan mengandalkan TPS3R di Minggir dan Tamanmartani.

Pengelolaan Sampah di Sleman
Selain ITF Bawuran, Pemda DIY juga sedang menyelesaikan pembangunan fasilitas pengolahan sampah di Donokerto, Turi, yang diharapkan dapat beroperasi sebelum Juni 2025. Fasilitas ini akan dilengkapi dengan mesin yang dibiayai melalui Danais (Dana Alokasi Khusus Infrastruktur).

Dampak Positif bagi Lingkungan
Dengan beroperasinya ITF Bawuran, diharapkan masalah pengelolaan sampah di Kota Jogja dan sekitarnya dapat lebih tertangani. Pengurangan ketergantungan pada TPA Piyungan juga akan mengurangi beban lingkungan dan meningkatkan efisiensi pengolahan sampah.

Sumber:
Detik Jogja – Sisa Sampah Harian Kota Jogja Bakal Dikirim ke ITF Bawuran

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO