Berita

Sahabat Bekantan Indonesia Tanam 4.000 Mangrove Rambai untuk Pulihkan Habitat di Kalsel

Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) melakukan penanaman 4.000 bibit pohon rambai (Sonneratia caseolaris) di kawasan Stasiun Riset Bekantan, Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini merupakan upaya nyata memulihkan ekosistem mangrove riparian yang menjadi habitat kritis bekantan (Nasalis larvatus)—spesies endemik dan maskot fauna Kalimantan Selatan yang dilindungi undang-undang.

Founder SBI Foundation, Dr. Amalia Rezeki, menyatakan bahwa penanaman yang didukung penuh oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) dan Yayasan Benih Baik Indonesia ini juga berperan sebagai aksi mitigasi perubahan iklim. “Kegiatan ini merupakan langkah nyata memulihkan ekosistem lahan basah, yang menjadi lokasi mata pencaharian masyarakat sungai dan sangat bergantung pada keberlanjutan alam,” ujar Amel, sapaan akrabnya, di Banjarmasin, Jumat.

Sebagai dosen Pendidikan Biologi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Amel menjelaskan bahwa mangrove memiliki peran krusial dalam penyerapan karbon. “Pohon mangrove merupakan penyerap karbon terbesar dan dapat menyimpan karbon tiga sampai empat kali lebih besar dibandingkan tipe vegetasi hutan tropis lain,” jelasnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan “Sekolah Konservasi” yang diikuti 25 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Selatan. Mereka diajarkan tentang konservasi keanekaragaman hayati, pengamatan satwa liar, dan teknik penanaman mangrove.

Suranywaty Tjandrasa, perwakilan manajemen PT Toyota-Astra Motor, mengapresiasi perkembangan program restorasi yang telah berjalan. “Kita berharap proyek ini terus berlanjut dengan baik, mengingat habitat bekantan hanya ada di Kalimantan dan menjadi maskot fauna Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Pada 2023, TAM bersama SBI dan Benih Baik telah menanam 11.000 bibit rambai yang kini tumbuh subur, membentuk vegetasi baru, dan meningkatkan daya dukung pakan bagi populasi bekantan.

Khristiana Anggit Mustikaningrum, Co-Founder Yayasan Benih Baik Indonesia, menambahkan bahwa pembangunan ekosistem di Pulau Curiak patut menjadi inspirasi bagi berbagai pihak. “Program sekolah konservasi ini juga luar biasa untuk mengajak generasi muda sadar akan pentingnya pelestarian lingkungan,” tandasnya.

Sumber Berita:
https://www.antaranews.com/berita/5074321/sbi-tanam-4000-rambai-pulihkan-ekosistem-mangrove-pulau-curiak

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO