Bappenas: Indonesia harus ambil peran aktif dalam bioekonomi

Bioekonomi, Pilar Baru Transformasi Ekonomi dan Sosial Indonesia 2025-2045
Kementerian PPN/Bappenas menegaskan bahwa Indonesia harus mengambil peran kepemimpinan dalam arus Bioekonomi global. Visi ini bertujuan menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan pelestarian lingkungan melalui optimalisasi sumber daya hayati yang berkelanjutan.
Apa itu Bioekonomi?
Bioekonomi adalah model ekonomi yang menggunakan sumber daya biologis terbarukan (dari darat maupun laut) untuk menghasilkan pangan, energi, dan produk industri bernilai tambah tinggi melalui inovasi teknologi.
Strategi Utama: Peran “Agregator” dan Integrasi Teknologi
Deputi Bidang Pangan, SDA, dan Lingkungan Hidup Bappenas, Leonardo A. A. Teguh Sambodo, menyoroti bahwa kunci keberhasilan bioekonomi terletak pada fungsi Agregator. Agregator berperan sebagai jembatan antara dunia riset dan pelaku usaha di tingkat tapak melalui:
- Transfer Teknologi: Memperkenalkan varietas bibit unggul dan keanekaragaman spesies kepada petani/nelayan.
- Peningkatan Nilai Tambah: Memodernisasi proses produksi agar hasil mentah diolah menjadi produk turunan yang lebih bernilai.
- Integrasi Pasar: Menghubungkan pelaku usaha kecil (UMKM/komunitas) dengan mitra industri besar guna menjamin keberlanjutan ekosistem.
Visi Jangka Panjang & Rencana Aksi Nasional
Pengembangan bioekonomi telah diselaraskan dengan RPJPN 2025-2045, menjadikannya landasan transformasi ekonomi yang adaptif.
| Tahapan Strategis | Agenda Utama |
| 2024 | Pelaksanaan agenda Indonesia Bioeconomy Initiative. |
| 2025 | Penguatan jejaring penggiat bioekonomi dan pemutakhiran data nasional. |
| 2026 | Penyusunan Strategi Nasional Bioekonomi (termasuk Roadmap, Rencana Aksi, dan Indikator Kinerja). |
Transformasi Sosial: Masyarakat sebagai Aktor Utama
Direktur Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air Bappenas, Dadang Jainal Mutaqin, menekankan bahwa bioekonomi bukan sekadar angka pertumbuhan, melainkan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Masyarakat diharapkan menjalankan peran multifungsi dalam ekosistem ini:
- Produsen Berbasis Komunitas: Mengelola sumber daya lokal secara mandiri.
- Mitra Industri: Menjadi pemasok bahan baku yang terstandarisasi bagi industri hijau.
- Penjaga Ekosistem: Memastikan pengambilan sumber daya hayati tidak merusak daya dukung alam.
Dengan menyusun Strategi Nasional Bioekonomi pada 2026, Indonesia berupaya menciptakan panduan komprehensif bagi seluruh pemangku kepentingan. Fokus pada pengelolaan sumber daya hayati yang bernilai tambah diharapkan mampu membawa Indonesia keluar dari ketergantungan pada komoditas mentah menuju ekonomi berbasis inovasi yang berkelanjutan.
sumber:
https://www.antaranews.com/berita/5295361/bappenas-indonesia-harus-ambil-peranaktif-dalam-bioekonomi
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




