Mahasiswa ITB juarai kompetisi KAI lewat inovasi penangkap karbon di kereta api

Tim Ganeshasengumi ITB Juarai KAI Ideation Challenge Melalui Teknologi Carbon Capture
Tiga mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang tergabung dalam Tim Ganeshasengumi berhasil meraih posisi pertama pada ajang KAI Ideation Challenge x Marketeers di Jakarta Railway Centre. Inovasi mereka, “Nusantara Carbonventure”, menawarkan solusi konkret bagi PT KAI (Persero) untuk memimpin dekarbonisasi di sektor transportasi nasional.
Tim lintas disiplin ini terdiri dari:
- Roihan M. Iqbal
- Muhamad Tauhid
- Ilham Hakim
1. Inovasi “Nusantara Carbonventure”
Berbeda dengan ide bisnis biasa, tim ini mengadaptasi teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) yang umumnya digunakan pada industri berat (seperti kilang minyak atau pabrik semen) untuk diintegrasikan langsung ke dalam operasional kereta api.
Sistem ini dirancang untuk menangkap emisi karbon dioksida ($CO_2$) yang dihasilkan selama perjalanan, mencegahnya lepas ke atmosfer, dan mendukung target Net Zero Emission.
2. Landasan Strategis: Analisis PESTEL
Keunggulan inovasi ini terletak pada kedalaman analisisnya. Tim menggunakan kerangka PESTEL untuk memastikan ide mereka tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga relevan secara bisnis dan regulasi:
- Political & Legal: Penyelarasan dengan kebijakan transportasi nasional dan komitmen Pemerintah Indonesia terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).
- Economic: Menilai posisi strategis PT KAI dalam pasar transportasi rendah emisi yang semakin diminati investor dan publik.
- Social: Memenuhi ekspektasi masyarakat terhadap moda transportasi yang ramah lingkungan.
- Technological: Memetakan integrasi teknis alat penangkap karbon pada infrastruktur kereta yang sudah ada.
- Environmental: Kontribusi langsung pada pengurangan jejak karbon sektor perkeretaapian.
3. Realistis dan Tepat Sasaran
Dewan juri menilai “Nusantara Carbonventure” unggul karena mampu menyeimbangkan ambisi inovasi dengan tingkat keterterapan (feasibility) di lapangan. Roihan M. Iqbal menekankan bahwa motivasi utama tim adalah menyelesaikan masalah nyata di industri, bukan sekadar simulasi akademis.
“Kunci kompetisi ini adalah siapa yang idenya paling tepat sasaran dan berani dibawa sampai tuntas. Kami ingin berkontribusi langsung pada kebijakan publik melalui problem yang strategis,” ujar Roihan.
Inovasi ini memperkuat posisi kereta api sebagai moda transportasi paling hijau. Jika diterapkan, PT KAI tidak hanya menjadi penyedia jasa transportasi, tetapi juga pionir teknologi lingkungan di Asia Tenggara.
sumber:
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




