Tanggul Sungai Bremi Jebol, Pemprov Jateng Percepat Normalisasi dan Salurkan Bantuan untuk Warga Pekalongan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memastikan penanganan banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Bremi di Pekalongan akan dilakukan secara bertahap dan terintegrasi. Upaya ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mengurangi risiko banjir yang kerap melanda wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas pemerintahan. Sinergi antara pemerintah kabupaten, kota, provinsi, hingga pemerintah pusat menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan banjir secara menyeluruh.
“Bencana di wilayah Pekalongan membutuhkan kolaborasi semua pihak agar penanganannya bisa maksimal dan berkelanjutan,” ujar Ahmad Luthfi saat meninjau langsung lokasi tanggul Sungai Bremi yang jebol.
Sebagai langkah konkret, pemerintah pusat bersama Pemprov Jateng telah mengalokasikan anggaran pada tahun 2025 untuk normalisasi Sungai Bremi. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aliran sungai sehingga dapat mengurangi risiko meluapnya air saat curah hujan tinggi.
Selain normalisasi sungai, pemerintah juga akan melakukan sejumlah pekerjaan infrastruktur pendukung secara kolaboratif, salah satunya perbaikan ruas Jalan Randujajar yang dinilai penting dalam mendukung mobilitas dan akses masyarakat di wilayah terdampak.
“Penanganan ini merupakan bukti bahwa negara hadir untuk memberikan solusi nyata terhadap permasalahan masyarakat, khususnya banjir yang selama ini menjadi persoalan di Pekalongan,” tambahnya.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, tanggul Sungai Bremi jebol sepanjang kurang lebih 20 meter akibat tingginya debit air setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Kondisi ini menyebabkan air meluap dan merendam sejumlah wilayah, mulai dari area persawahan hingga permukiman warga.
Beberapa wilayah yang terdampak antara lain Pasirsari di Kota Pekalongan, Tegaldowo di Kabupaten Pekalongan, serta permukiman padat di Kelurahan Pasirkratonkramat. Genangan air tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi merusak lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.
Penanganan darurat pun segera dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota dan Kabupaten Pekalongan, dengan dukungan dari TNI, Polri, serta BPBD Provinsi Jawa Tengah. Upaya ini difokuskan pada pengendalian aliran air dan perlindungan wilayah permukiman.
Langkah-langkah yang dilakukan di antaranya pemasangan trucuk kayu dan sandbag untuk menahan aliran air, serta pemompaan air yang mulai masuk ke kawasan permukiman menggunakan pipa khusus. Upaya ini bertujuan untuk meminimalkan dampak banjir sekaligus mencegah kerusakan yang lebih luas.
Tidak hanya penanganan fisik, Pemprov Jateng juga memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi dengan total nilai mencapai Rp134,90 juta. Bantuan ini mencakup logistik makanan dan nonmakanan, beras, obat-obatan, hingga perlengkapan sekolah bagi warga yang membutuhkan.
Lurah Pasirkratonkramat, Dwi Indah Widiastuti, menyampaikan bahwa penanganan darurat telah berjalan dengan baik berkat kerja sama berbagai pihak, termasuk keterlibatan aktif masyarakat.
Menurutnya, warga juga akan menggelar kerja bakti untuk mempercepat proses pemulihan lingkungan pascabanjir. Bantuan yang diterima dari pemerintah provinsi pun akan segera didistribusikan kepada masyarakat terdampak secara merata.
“Kerja sama antara pemerintah, aparat, dan masyarakat sangat membantu mempercepat penanganan. Bantuan yang ada akan segera kami salurkan kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Dengan langkah terpadu yang menggabungkan penanganan darurat, pembangunan infrastruktur, serta bantuan sosial, Pemprov Jawa Tengah optimistis persoalan banjir di Pekalongan dapat ditangani secara lebih efektif. Normalisasi Sungai Bremi diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.
https://www.antaranews.com/berita/5495178/pemprov-jateng-normalisasi-sunga-bremi-dilakukan-bertahap
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




