Berita

DLH Bantul: progres angkut sampah terpilah 90 persen berjalan lancar

Progres Pemilahan Sampah di Bantul Capai 90%, DLH Optimalkan Jadwal dan Pengolahan Jadi Pupuk

Program pengangkutan sampah terpilah yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul menunjukkan hasil positif. Sejak diluncurkan pada 4 Mei 2026, program ini mencatat tingkat kepatuhan pelanggan dalam memilah sampah yang telah mencapai lebih dari 90 persen.

Plh Kepala DLH Bantul, Fenty Yusdayati, menyatakan bahwa sistem pengangkutan berjalan tepat waktu dan terus dievaluasi demi efisiensi di lapangan.

Operasional dan Manajemen Armada

Untuk melayani ribuan pelanggan yang tersebar di wilayah Bantul, DLH mengerahkan fasilitas dan personil sebagai berikut:

  • Armada: 38 unit truk pengangkut sampah.
  • Personil: 114 tenaga kebersihan.
  • Jangkauan: 320 titik penjemputan sampah (mencakup perumahan, perkantoran, sekolah, hingga pasar).

Jadwal Pengangkutan Sampah Terpilah

Guna memastikan proses berjalan teratur, DLH Bantul menerapkan pembagian jadwal angkut dalam seminggu:

Jenis SampahHari Pengangkutan
Sampah OrganikSenin, Selasa, Kamis, dan Jumat (4 hari)
Sampah AnorganikRabu dan Sabtu (2 hari)

Catatan: Hari Minggu tidak dijadwalkan untuk pengangkutan rutin.

Capaian Berdasarkan Sektor

Meskipun secara akumulatif kepatuhan warga sudah sangat tinggi, terdapat perbedaan progres di beberapa sektor:

  • Perumahan, Sekolah, Kantor, & Pasar (Kepatuhan >90%): Kesadaran pemilahan sudah sangat baik. Di sektor pasar, pedagang bahkan sudah memilah sampah secara mandiri sebelum diangkut.
  • Ruang Publik / Fasilitas Umum (Kepatuhan ±65%): Area seperti taman kota masih menjadi tantangan terbesar. Rendahnya angka ini disebabkan oleh tingginya mobilitas masyarakat yang keluar-masuk area tersebut, sehingga DLH sejauh ini baru bisa memaksimalkan langkah edukasi dan imbauan.

Manfaat Hilirisasi: Sampah Organik Jadi Pupuk Gratis

Fenty menjelaskan bahwa pemilahan dari hulu (sumber sampah) sangat mempercepat proses pengolahan di hilir, yaitu di Tempat Pengolahan Sampah (TPS).

Saat ini, sampah organik yang terkumpul langsung dialihkan untuk diolah menjadi pupuk. Salah satu percontohan sukses berada di TPS Pasar Niten, Kasihan, Bantul. Hasil olahan pupuk tersebut saat ini dibagikan secara gratis kepada komunitas maupun lembaga yang membutuhkan, seperti sekolah Adiwiyata untuk penghijauan lingkungan sekolah mereka.

sumber:

https://www.antaranews.com/berita/5602185/dlh-bantul-progres-angkut-sampah-terpilah-90-persen-berjalan-lancar

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO