Berita

Khofifah: Jawa Timur Siap Jadi Provinsi Pelopor Pelestarian Mangrove Nasional

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Provinsi Jawa Timur untuk menjadi pelopor pelestarian mangrove di Indonesia. Dengan luas kawasan mangrove terbesar di Pulau Jawa, Jawa Timur diharapkan mampu menjadi leading province yang mendukung Indonesia tampil sebagai pemimpin konservasi mangrove dunia.

Menurut Khofifah, Indonesia memiliki sekitar 3,45 juta hektare hutan mangrove, atau sekitar 23 persen dari total mangrove dunia, sehingga memiliki tanggung jawab besar dalam memimpin berbagai inovasi, kebijakan, dan gerakan pelestarian mangrove di tingkat global.

“Indonesia memiliki mangrove terbesar di dunia. Karena itu, Jawa Timur siap menjadi leading province dalam pelestarian mangrove yang mendorong Indonesia menjadi leading country. Inisiatif pelestarian harus lahir dari kita sehingga Indonesia dapat menjadi kiblat sekaligus role model dunia dalam menjaga ekosistem mangrove,” ujar Khofifah.

Luas Mangrove Jawa Timur Terus Bertambah

Komitmen tersebut tercermin dari peningkatan luas kawasan mangrove di Jawa Timur dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 3438 Tahun 2025 tentang Peta Mangrove Nasional 2025, luas mangrove di Jawa Timur meningkat dari 27.221 hektare pada 2021 menjadi 31.067 hektare pada 2025.

Artinya, selama empat tahun terakhir terjadi penambahan sekitar 3.846 hektare kawasan mangrove hasil berbagai program rehabilitasi dan pelestarian lingkungan.

Capaian tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan kawasan mangrove terluas di Pulau Jawa, dengan kontribusi sekitar 47,85 persen dari total luas mangrove di seluruh Pulau Jawa.

“Kalau Indonesia harus menjadi lead country, maka Jawa Timur sebisa mungkin menjadi lead province,” tegas Khofifah.

Hasil Kolaborasi Berbagai Pihak

Khofifah menjelaskan bahwa peningkatan luas mangrove merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas lingkungan, hingga masyarakat pesisir.

Berbagai program rehabilitasi, termasuk Gerakan Mangrove Lestari, dilakukan dengan pendekatan berbasis kondisi ekosistem di setiap wilayah sehingga mampu memberikan manfaat ekologis yang lebih optimal.

“Pendekatan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi yang menyeluruh, sehingga setiap kawasan memperoleh perlakuan sesuai kondisi alamnya dan mampu memberikan manfaat ekologis secara maksimal,” jelasnya.

Pantai Panduri Diresmikan sebagai Wisata Edukasi Mangrove

Dalam rangkaian Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 Tahun 2026 yang digelar di Pantai Panduri, Kabupaten Tuban, Khofifah juga meresmikan Pantai Panduri sebagai destinasi wisata edukasi mangrove.

Keberadaan kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran mengenai pentingnya konservasi mangrove bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Rehabilitasi Mangrove Terus Diperkuat

Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan, Dyah Murtiningsih, memberikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga dan memperluas kawasan mangrove.

Menurutnya, penyelenggaraan Festival Mangrove setiap tahun menunjukkan komitmen nyata Jawa Timur dalam melindungi ekosistem pesisir yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat.

Hingga tahun 2026, Kementerian Kehutanan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan berbagai pemangku kepentingan telah berhasil melakukan rehabilitasi mangrove seluas 1.643 hektare di berbagai wilayah Jawa Timur.

Mangrove untuk Masa Depan Indonesia

Keberhasilan Jawa Timur memperluas kawasan mangrove menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghasilkan dampak nyata bagi pelestarian lingkungan. Selain melindungi wilayah pesisir dari abrasi dan perubahan iklim, mangrove juga menjadi habitat penting bagi berbagai spesies serta menopang kehidupan ekonomi masyarakat pesisir.

Dengan komitmen yang terus diperkuat melalui rehabilitasi, edukasi, dan pengembangan wisata berbasis konservasi, Jawa Timur diharapkan mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga ekosistem mangrove. Langkah ini sekaligus memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu negara terdepan dalam konservasi mangrove di tingkat dunia.

https://www.antaranews.com/berita/5672111/khofifah-jatim-siap-dukung-indonesia-pimpin-konservasi-mangrove

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO