Akselerasi Aksi dan Kontribusi Sektor Swasta dalam Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Untuk membantu para pembuat kebijakan meningkatkan aksi sektor swasta dan memastikan pelaporan yang bermakna, diperlukan kewajiban pelaporan yang terstandardisasi. Hal ini akan membantu pemantauan aksi dan progres sektor swasta dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
Di Indonesia, perusahaan-perusahaan semakin menyadari pentingnya persoalan terkait keberlanjutan, termasuk risiko dan peluang dari dampak perubahan iklim dan deforestasi terhadap kegiatan operasionalnya. Perusahaan-perusahaan ini mulai melibatkan TPB, yang ditetapkan melalui forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sebagaimana ditunjukkan dengan peningkatan pelaporan melalui CDP. Antara tahun 2020 dan 2021, jumlah perusahaan yang melaporkan indikator terkait TPB bertambah dari 40 menjadi 76.
Pelaporan melalui CDP memberikan informasi bagi pembuat kebijakan mengenai tindakan yang diambil sektor swasta untuk mencapai TPB. Ringkasan kebijakan ini menganalisis data dari laporan perusahaan Indonesia melalui kuesioner perubahan iklim dan hutan CDP terhadap kontribusi sektor swasta untuk mencapai Rencana Aksi Nasional (RAN) TPB. RAN TPB berfungsi sebagai pedoman bagi para pembuat kebijakan untuk melandasi keputusan di masa mendatang. Analisis ini menggunakan data yang dilaporkan melalui kuesioner CDP 2021 bersama dengan dua tujuan utama TPB, yakni Penanganan Perubahan Iklim (Tujuan 13) dan Ekosistem Daratan (Tujuan 15), dan menunjukkan bahwa pelaporan melalui CDP akan menjadi alat penting untuk membantu Indonesia mencapai TPB dan target lingkungan nasional lainnya.
Ringkasan ini juga berfokus pada unsur-unsur pengelolaan risiko dan peluang, metrik dan target, serta kaitannya dengan komitmen TPB di Indonesia. Ringkasan ini ditutup dengan contoh tindakan perusahaan yang baik, yang dilaporkan melalui CDP pada tahun 2021.
Sumber:
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




