Berita

Evaluasi kebakaran TPA Cipayung, pemkot Depok perkuat mitigasi berbasis teknologi

Pasca-insiden kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bergerak cepat mengevaluasi dan memperkuat strategi mitigasi bencana. Bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Pemkot Depok menyiapkan serangkaian langkah pencegahan berbasis teknologi untuk mengantisipasi potensi kebakaran susulan, terutama di tengah ancaman musim kemarau dan fenomena El Nino.

Rekomendasi Evaluasi & Strategi Mitigasi Berbasis Teknologi

Hasil rapat evaluasi antara Pemkot Depok dan tim penanganan kebakaran KLHK RI pada Jumat (17/07/2026) melahirkan beberapa langkah strategis, di antaranya:

  • Pengawasan Udara dengan Drone Termal: KLHK merekomendasikan penggunaan drone thermal untuk mendeteksi potensi titik panas (hotspot) di bawah permukaan timbunan sampah secara berkala sebelum muncul menjadi titik api di permukaan.
  • Patroli Lapangan Intensif: Mengombinasikan patroli darat rutin oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dengan pengawasan udara menggunakan drone.
  • Penguatan Sarana Pemadaman Air:
    • Penyediaan embung portabel sebagai cadangan sumber air darurat.
    • Optimalisasi fungsi hidran di area TPA.
    • Penambahan sarana dan prasarana pendukung pemadaman.
  • Pembasahan Rutin: Meskipun pemantauan awal menunjukkan tidak ada lagi titik api di permukaan, pembasahan rutin tetap dilakukan untuk mendinginkan suhu di bawah tumpukan sampah.

“Langkah mitigasi ini sangat krusial mengingat kondisi kemarau dan El Nino dapat meningkatkan risiko kebakaran. Pemantauan berkala dengan drone thermal akan membantu kita mendeteksi panas subterranean sebelum berubah menjadi api,” ujar Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah.

Kronologi Penanganan Kebakaran TPA Cipayung

  • Waktu Kejadian: Kamis (16/07/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
  • Durasi Pemadaman: Api berhasil dijinakkan dalam waktu 1,5 jam (padam sekitar pukul 20.30 WIB).
  • Armada & Personel Dikerahkan:
    • 6 unit mobil pemadam kebakaran.
    • 16 personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar).
    • 2 unit alat berat milik DLHK.
    • Dukungan lintas perangkat daerah.
  • Dampak: Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material.
  • Penyebab: Masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Polres Metro Depok.

sumber:
https://berita.depok.go.id/evaluasi-kebakaran-tpa-cipayung-pemkot-depok-perkuat-mitigasi-berbasis-teknologi

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO