Berita

Indonesia – Inggris MoU kolaborasi turunkan polusi sampah plastik

Indonesia dan Inggris Tandatangani MoU Kolaborasi Penurunan Polusi Plastik dan Tata Kelola Lingkungan di COP30

Belém, Brasil – Indonesia dan Inggris Raya telah mengambil langkah signifikan dalam memperkuat komitmen lingkungan mereka melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan kolaborasi dalam isu-isu iklim dan lingkungan. Penandatanganan ini dilakukan oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, dan Minister for Nature Inggris, Mary Creagh, di sela-sela Konferensi Perubahan Iklim ke-30 PBB (COP30) di Belém, Brasil, pada Senin (17/11) waktu setempat.

MoU ini berfungsi sebagai payung hukum yang memperkuat kerja sama bilateral yang sudah ada dan memperluas cakupan kolaborasi ke beberapa sektor lingkungan kritis.

Bidang Utama Kolaborasi Indonesia-Inggris

Menteri Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan bahwa kolaborasi yang disepakati mencakup lima pilar utama yang sangat penting bagi agenda keberlanjutan kedua negara:

1. Penurunan Polusi Sampah Plastik

Fokus utama adalah pada masalah sampah plastik yang mendesak. Kerja sama ini bertujuan untuk mendorong reduksi sampah plastik melalui kebijakan, inovasi, dan praktik terbaik dari kedua negara.

2. Penanganan Ekosistem Gambut (Peatland)

Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan pengelolaan gambut yang merupakan karbon sink alami yang sangat vital. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung upaya restorasi dan pencegahan kebakaran lahan gambut.

3. Tata Kelola Lingkungan Komprehensif

Kerja sama meluas ke penguatan kerangka regulasi dan implementasi lingkungan, meliputi:

  • Perundang-undangan dan Regulasi lingkungan hidup.
  • Pemantauan dan Penegakan Hukum untuk menjamin kepatuhan terhadap standar lingkungan.
  • Perencanaan kebijakan lingkungan jangka panjang.

4. Keanekaragaman Hayati dan Konservasi

Kedua negara akan berkolaborasi dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati yang kaya di Indonesia, termasuk berbagi pengetahuan dan teknologi konservasi.

5. Penanganan Pencemaran Lingkungan

Kerja sama ini juga mencakup upaya kolektif untuk menangani berbagai bentuk pencemaran lingkungan lainnya, selain plastik.

Strategi Diplomasi Iklim Indonesia di COP30

Menteri Hanif Faisol Nurofiq menekankan bahwa penandatanganan MoU dengan Inggris adalah bagian dari strategi diplomasi iklim yang lebih luas oleh Pemerintah Indonesia di COP30. Indonesia secara aktif mengupayakan sebanyak mungkin pertemuan bilateral dan kerja sama antarnegara serta dengan badan-badan internasional.

“Kita tidak mau menunggu konsensus di semua negara. Kita akan menapakinya dengan melakukan banyak kerja sama,” ujar Menteri Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan pentingnya aksi cepat melalui jalur bilateral, mengingat rumitnya proses negosiasi multilateral.

Selain pertemuan dengan Inggris, delegasi Indonesia juga bertemu dengan perwakilan dari organisasi riset global, World Resource Institute (WRI), untuk menjalin kolaborasi di berbagai bidang lingkungan, termasuk penanganan deforestasi. Pendekatan ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk membuka pintu seluas-luasnya bagi semua pihak negara maupun non-negara yang berpotensi untuk berkolaborasi dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

sumber:

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO