Berita

Indonesia Jadi Penyumbang Sampah Plastik Laut Terbesar Kedua Dunia

 Indonesia masih menghadapi persoalan serius terkait pencemaran sampah plastik di laut. United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia menyebut Indonesia berada di posisi kedua sebagai penyumbang sampah plastik ke laut terbesar di dunia, setelah China. Posisi tersebut menunjukkan besarnya tantangan pengelolaan sampah di Indonesia, terutama sampah plastik yang tidak tertangani dengan baik. Data mengenai posisi Indonesia tersebut sebelumnya juga merujuk pada penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Science.

Melansir laman Pandemic Talks, sampah plastik yang berasal dari daratan dapat masuk ke lingkungan perairan melalui berbagai jalur, terutama sungai dan saluran air. Setelah mencapai laut, sampah tersebut dapat terbawa arus dan menyebar ke wilayah yang jauh dari sumbernya. Kementerian Kelautan dan Perikanan juga mencatat bahwa sebagian besar sampah laut berasal dari aktivitas di daratan, sehingga pengelolaan sampah dari sumber menjadi salah satu kunci untuk mengurangi pencemaran laut.

Besarnya persoalan tersebut tidak hanya berdampak pada kebersihan pantai, tetapi juga mengancam ekosistem laut. Sampah plastik dapat mencemari habitat berbagai jenis biota, sementara plastik yang terurai menjadi partikel berukuran sangat kecil atau mikroplastik berpotensi masuk ke rantai makanan. Kondisi ini membuat pencemaran plastik menjadi persoalan lingkungan yang memiliki dampak panjang terhadap kehidupan laut dan manusia.

Sejumlah penelitian memperkirakan volume sampah plastik yang masuk ke laut Indonesia mencapai jumlah yang besar setiap tahunnya. Studi yang banyak menjadi rujukan dalam pembahasan ini menunjukkan Indonesia berada di peringkat kedua setelah China dalam kontribusi sampah plastik ke laut. Meski demikian, angka dan peringkat tersebut berasal dari kajian dengan metodologi serta tahun data tertentu, sehingga penting melihat konteks dan sumber data ketika menyebut Indonesia sebagai penyumbang terbesar kedua dunia.

UNDP menilai persoalan sampah laut membutuhkan upaya bersama, mulai dari mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, meningkatkan pemilahan dan pengelolaan sampah, hingga mencegah sampah masuk ke sungai dan laut. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai organisasi lingkungan memiliki peran penting dalam mengatasi persoalan tersebut. Upaya dari daratan menjadi semakin penting karena sampah yang dibuang sembarangan pada akhirnya dapat berubah menjadi persoalan pencemaran lintas wilayah di laut

https://rri.co.id/biak/nasional/2703162/indonesia-jadi-penyumbang-sampah-plastik-laut-terbesar-kedua-dunia

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO