Berita

Bali Bidik Investasi Energi Bersih dari China untuk Perkuat Kemandirian Energi

Pemerintah Provinsi Bali terus memperkuat agenda transisi energi dengan membuka peluang investasi dari China, khususnya untuk pengembangan energi bersih. Langkah ini diarahkan untuk mendukung target kemandirian energi sekaligus memperkuat pembangunan Bali yang lebih berkelanjutan.

Salah satu peluang investasi yang tengah didorong adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya berkapasitas sekitar 1.000 hingga 1.500 MWp. Proyek tersebut sedang diproses bersama PLN dan diharapkan dapat menjadi bagian penting dari peningkatan pasokan listrik bersih di Pulau Dewata.

China dinilai memiliki keunggulan dari sisi teknologi dan kapasitas pembiayaan, sehingga kerja sama investasi dipandang berpotensi mempercepat pembangunan infrastruktur energi terbarukan di Bali. Selain investasi pembangkit, kerja sama kedua pihak juga telah berjalan di bidang pengelolaan lingkungan.

Salah satu contohnya adalah proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL yang mulai dikerjakan pada Juli 2026. Fasilitas tersebut ditargetkan dapat beroperasi pada akhir 2027.

PSEL tersebut dirancang untuk mengolah sekitar 1.500 ton sampah per hari yang berasal dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Kehadiran fasilitas ini diharapkan membantu mengurangi tekanan persoalan persampahan sekaligus menghasilkan energi dari material yang sebelumnya hanya menjadi residu.

Pengembangan energi bersih di Bali tidak hanya berkaitan dengan pengurangan emisi. Kemandirian energi juga penting untuk meningkatkan ketahanan pasokan listrik, mendukung industri pariwisata, dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar pulau.

Kerja sama Bali dan China selama ini juga telah berkembang di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, perdagangan, pariwisata, pendidikan, hingga pertanian berkelanjutan. Penguatan kerja sama di sektor energi menjadi kelanjutan dari hubungan tersebut.

Ke depan, tantangan utamanya adalah memastikan bahwa investasi energi bersih benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi Bali. Aspek lingkungan, transparansi, keterlibatan masyarakat, transfer teknologi, serta manfaat ekonomi lokal perlu menjadi bagian dari setiap proyek yang dikembangkan.

Bali memiliki peluang besar untuk menjadikan energi bersih sebagai fondasi pembangunan masa depan. Jika investasi diarahkan dengan baik, pengembangan PLTS dan teknologi pengolahan sampah dapat membantu Bali menjadi lebih mandiri, rendah karbon, dan berkelanjutan.

Sumber: ANTARA News
https://www.antaranews.com/berita/5765632/pemprov-bali-harapkan-dukungan-china-perkuat-investasi-energi-bersih

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO