Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJPN 2025–2045

Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJPN 2025–2045 disusun untuk menjamin bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan terintegrasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.
Dokumen KLHS ini bertujuan mendorong keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan kelestarian lingkungan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Fokus utama diarahkan pada transformasi menuju ekonomi hijau, sirkular, dan inklusif guna menjawab tantangan krisis iklim, ketimpangan sosial, serta kerusakan lingkungan yang kian kompleks.
Kementerian PPN/Bappenas memainkan peran strategis sebagai koordinator nasional dalam proses penyusunan KLHS. Bappenas memastikan integrasi langsung hasil kajian KLHS ke dalam dokumen RPJPN melalui proses simultan dan dialog dua arah antara penyusun RPJPN dan penyusun KLHS.
Peran ini sangat penting agar kebijakan dan program pembangunan tidak bersifat business as usual (BaU), melainkan mampu menghadirkan skenario pembangunan yang ambitious dan berkelanjutan.
Proses penyusunan KLHS ini dilakukan melalui 14 tahapan, mencakup penjaringan isu berkelanjutan, identifikasi KRP berdampak lingkungan, analisis pengaruh menggunakan pendekatan dinamika sistem, hingga perumusan skenario dan integrasi rekomendasi ke dalam RPJPN.
Hasil KLHS menetapkan lima isu strategis utama: keterbatasan sumber daya alam, pencemaran lingkungan, krisis energi, kebencanaan, dan tantangan sosial-ekonomi.
Dikembangkan tiga skenario pembangunan (BaU, Fair, dan Ambitious), KLHS menyarankan Indonesia menerapkan skenario Ambitious agar mampu meningkatkan indeks ekonomi hijau, memperkuat ketahanan ekologi, dan mengurangi emisi GRK hingga 51,5% pada 2045. Selain itu, pembangunan infrastruktur ramah lingkungan, perlindungan keanekaragaman hayati, dan pengelolaan limbah menjadi prioritas.
Dokumen KLHS RPJPN 2025–2045 menjadi bukti nyata kepemimpinan strategis Bappenas dalam memandu arah pembangunan nasional yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga adil secara sosial dan lestari secara ekologis.
Sumber:
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




