Presentasi

Kebijakan Pengelolaan Sampah Daerah dan Inovasi Pengelolaannya

paparan dari Direktorat Penanganan Sampah, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) tertanggal 21 April 2026, yang membahas kebijakan pengelolaan sampah daerah dan inovasi pengelolaannya.

1. Kondisi Eksisting dan Target Nasional

  • Timbulan Sampah: Estimasi timbulan sampah nasional mencapai 141.926 ton/hari atau sekitar 51,8 juta ton/tahun.
  • Tingkat Pengelolaan: Hingga April 2026, tingkat sampah yang terkelola secara nasional baru mencapai 26%, sementara 74% sisanya belum terkelola dengan benar.
  • Target 2029: Sesuai amanat RPJMN 2025-2029, target nasional adalah 100% sampah terkelola pada tahun 2029, dengan 38% melalui fasilitas pengolahan teknologi ramah lingkungan.

2. Larangan dan Permasalahan TPA

  • Larangan Tegas: Pasal 29 UU No. 18/2008 melarang pembuangan sampah terbuka (open dumping), membakar sampah tidak sesuai teknis, serta mencampur sampah dengan limbah B3.
  • Krisis TPA: Saat ini TPA masih didominasi praktik open dumping (69%). Sebanyak 343 Kepala Daerah telah menerima surat teguran karena masih mengelola TPA secara terbuka yang menjadi sumber pencemaran lingkungan.
  • Rencana Penutupan: KLH menargetkan pengakhiran praktik open dumping di 324 TPA pada akhir tahun 2026.

3. Strategi dan Roadmap Pengelolaan

  • Hulu: Mewajibkan pemilahan dan pengolahan sampah di sumber (rumah tangga, produsen), optimalisasi Extended Producer Responsibility (EPR), dan program “1 RW 1 Bank Sampah”.
  • Hilir: Industrialisasi pengelolaan sampah dengan teknologi rendah emisi seperti Waste-to-Energy (PSEL), RDF (Refuse Derived Fuel), biogas, dan pengomposan skala besar.
  • Sistem Informasi: Penguatan pelaporan data kinerja melalui Sistem Informasi Kinerja Pengelolaan Sampah Nasional (SIKPSN).

4. Inovasi yang Didorong

Pemerintah mendorong daerah untuk melakukan inovasi yang relevan dengan kondisi lokal, antara lain:

  • Digitalisasi bank sampah dan aplikasi pelaporan masyarakat.
  • Penerapan Kampung Sirkular dan gerakan wajib pilah sampah.
  • Pengembangan teknologi pengolahan seperti Maggot BSF dan RDF.
  • Perbaikan kelembagaan melalui pembentukan BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) untuk pengelolaan yang lebih profesional.

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO