Menteri LH Ajak Warga Serang Aktif Pilah Sampah, Dorong Pengelolaan Berkelanjutan

Hanif Faisol Nurofiq mengajak masyarakat Kota Serang untuk meningkatkan kesadaran dalam memilah sampah sejak dari rumah tangga. Langkah ini dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.
Ajakan tersebut disampaikan Hanif saat mengikuti kegiatan aksi bersih-bersih bersama Budi Rustandi di kawasan Pasar Rau hingga Royal Baru, Kota Serang, Banten, Jumat.
Pilah Sampah dari Rumah Jadi Kunci Utama
Menurut Hanif, pengelolaan sampah yang efektif harus dimulai dari sumbernya, yaitu rumah tangga. Ia menegaskan bahwa kebiasaan memilah sampah merupakan langkah awal yang sangat penting untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA).
“Kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah adalah fondasi utama menuju sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa mayoritas TPA di Indonesia saat ini sudah berusia cukup tua, dengan rata-rata mencapai 17 tahun. Kondisi ini membuat kapasitas TPA semakin terbatas, sehingga upaya pengurangan sampah menjadi semakin mendesak.
Kapasitas TPA Menurun, Pengurangan Sampah Jadi Prioritas
Seiring bertambahnya usia TPA, daya tampungnya terus menurun. Oleh karena itu, Hanif menekankan pentingnya optimalisasi pengurangan sampah melalui pemilahan dan pengolahan sejak awal.
Ia mendorong Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Serang untuk terus meningkatkan fasilitas dan kapasitas pemilahan sampah di tengah masyarakat.
“Persoalan utama dalam pengolahan sampah hanya bisa diselesaikan jika masyarakat disiplin melakukan pemilahan dari sumbernya,” tegasnya.
Produksi Sampah Kota Serang Capai 800 Ton per Hari
Berdasarkan data yang disampaikan, Kota Serang menghasilkan timbulan sampah sekitar 580 hingga 800 ton per hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 419 ton sampah diangkut ke TPSA Cilowong, sementara sisanya dikelola secara mandiri oleh masyarakat di tingkat sumber.
Angka tersebut menunjukkan besarnya tantangan pengelolaan sampah di wilayah perkotaan yang terus berkembang.
Aksi Bersih-Bersih dan Inovasi Energi dari Sampah
Kegiatan gotong royong yang dilakukan di kawasan Pasar Rau hingga Royal Baru menjadi simbol kepedulian bersama terhadap persoalan sampah di perkotaan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Pemerintah Kota Serang.
Kerja sama tersebut akan difokuskan pada pengembangan inovasi pengolahan sampah menjadi energi listrik, sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan sampah sekaligus mendukung energi ramah lingkungan.
Komitmen Menuju Kota Bersih dan Berkelanjutan
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kota Serang dapat menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan.
Pemerintah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif, dimulai dari langkah sederhana seperti memilah sampah organik dan anorganik di rumah.
https://www.antaranews.com/berita/5495922/menteri-lh-minta-warga-serang-tingkatkan-pilah-sampah
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




