Jawa Tengah bakal punya PLTS terapung di Sragen dan Wonogiri kapasitas 100 megawatt

Jawa Tengah Bersiap Miliki Dua PLTS Terapung Raksasa: Lompatan Baru Energi Hijau Indonesia
Jawa Tengah akan segera menjadi garis depan inovasi energi bersih dengan rencana pembangunan dua Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung berkapasitas besar. Masing-masing PLTS ini akan memiliki daya 100 Megawatt (MW), membawa total kapasitas energi terbarukan tambahan sebesar 200 MW untuk wilayah tersebut.
Lokasi Strategis di Dua Waduk Utama
Lokasi pembangunan kedua PLTS terapung ini telah ditetapkan di dua waduk vital di Jawa Tengah:
- Waduk Kedungombo, yang terletak di perbatasan Kabupaten Sragen, Grobogan, dan Boyolali.
- Waduk Gajahmungkur, yang berlokasi di Kabupaten Wonogiri.
Pemilihan lokasi di atas waduk menawarkan beberapa keuntungan, termasuk minimnya penggunaan lahan darat dan potensi efisiensi pendinginan panel surya oleh air.
Bagian dari Proyek Strategis Nasional dan Target Pembangunan
Proyek ambisius ini merupakan bagian integral dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur kunci di Indonesia, termasuk di sektor energi terbarukan. Menurut Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PT PLN Indonesia Power, Jelita Indah, pembangunan kedua PLTS ini ditargetkan untuk dimulai pada tahun 2025.
Diperkirakan, proses konstruksi kedua PLTS terapung ini akan memakan waktu sekitar 14 bulan. Dengan demikian, diharapkan pada akhir tahun 2026 atau awal tahun 2027, Jawa Tengah sudah dapat merasakan manfaat langsung dari sumber energi bersih ini.
Dukungan Terhadap Kemajuan Energi Hijau
Pembangunan PLTS terapung ini adalah langkah konkret Indonesia dalam mewujudkan komitmen terhadap transisi energi dan mencapai target Net Zero Emission. Inisiatif seperti ini tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga meningkatkan ketahanan energi nasional melalui diversifikasi sumber energi.
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




