Berita

Reaksi Pengusaha Ada Patriot Bond Danantara, Optimistis Pengolahan Sampah Beres

Sejumlah pengusaha menyambut baik rencana penerbitan Patriot Bond oleh Danantara sebagai upaya pembiayaan investasi proyek pemerintah, termasuk dalam pengelolaan sampah menjadi energi (waste to energy).

Patriot Bond akan ditawarkan kepada para konglomerat dengan kupon murah, lebih rendah dibandingkan suku bunga acuan BI Rate maupun kupon Surat Berharga Negara (SBN).

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Investasi, Hilirisasi, Energi, dan Lingkungan Hidup Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Bobby Gafur Umar, menilai langkah ini sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam menangani darurat sampah. Bobby yang juga merupakan pemimpin perusahaan energi baru terbarukan PT Protech Mitra Perkasa Tbk. (OASA) menyebut penerbitan obligasi senilai Rp50 triliun itu membuka ruang bagi swasta untuk berkontribusi.

“Kami menyambut baik percepatan ini. Tentu kami melihat solusi untuk kedaruratan sampah di Indonesia bisa diselesaikan secara komprehensif antara pemerintah dan swasta,” ujarnya, Selasa (26/8/2025).

Pengelolaan sampah berbasis energi sejatinya sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 35/2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik. Dalam aturan lama, pemda wajib membayar tipping fee kepada investor. Namun, dalam perpres baru yang akan segera diluncurkan, kewajiban pemda hanya menyuplai sampah sesuai kontrak serta menyediakan lahan.

Meski sejumlah tender proyek waste to energy sempat digelar di Jakarta, Tangerang Selatan, Makassar, dan Sumatra Selatan, realisasinya belum berjalan. Melalui penerbitan Patriot Bond, Danantara diharapkan dapat mempercepat penyelesaian program ini.

“Danantara punya banyak investasi yang harus didanai, tidak bisa hanya mengandalkan alokasi anggaran saat ini. Karena itu mereka menerbitkan Patriot Bond,” jelas Bobby.

Program waste to energy sendiri masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) di pemerintahan Prabowo. Teknologi pembakaran sampah ramah lingkungan dipilih karena mampu mengurangi volume sampah hingga 90%, jauh lebih efektif dibandingkan metode daur ulang.

Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menambahkan bahwa Patriot Bond merupakan instrumen strategis yang lazim digunakan di negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat.
“Skema ini membuka ruang bagi kelompok usaha nasional untuk berkontribusi pada agenda pembangunan lintas generasi, sekaligus memastikan keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Danantara menegaskan, dana hasil penerbitan Patriot Bond akan diarahkan ke sektor-sektor produktif, termasuk transisi energi, pembukaan lapangan kerja, serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

Sumber:

https://www.msn.com/id-id/berita/other/reaksi-pengusaha-ada-patriot-bond-danantara-optimistis-pengolahan-sampah-beres/ar-AA1LeIP9?ocid=BingNewsVerp

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO