1.310 ASN Magetan Tanam Bambu Serentak untuk Dukung Ekowisata dan Konservasi Lingkungan

Sebanyak 1.310 aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Kabupaten Magetan melakukan penanaman pohon bambu massal di Eco Bamboo Park, Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Jumat (14/6). Kegiatan ini bertujuan mendukung pengembangan ekowisata sekaligus konservasi lingkungan.
Penanaman Bambu untuk Masa Depan Berkelanjutan
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyatakan penanaman ini bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan investasi jangka panjang untuk:
- Konservasi air dan tanah
- Mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon
- Edukasi masyarakat tentang pentingnya pelestarian alam
- Penguatan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan bambu untuk kerajinan dan konstruksi ramah lingkungan
“Bambu adalah solusi alami untuk mengurangi emisi. Selain itu, memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Bupati Nanik.
Jenis Bambu yang Ditanam
Kepala DLHP Kabupaten Magetan Saif Muchlisun menjelaskan, terdapat 14 jenis bambu dari total 103 varietas yang akan dikembangkan di Eco Bamboo Park, antara lain:
- Bambu kuning gading
- Bambu hijau Jepang
- Dan jenis lainnya yang ditanam di Ruang Terbuka Hijau (RTH) setempat
Peserta Penanaman
Kegiatan ini melibatkan:
- 279 ASN yang baru naik pangkat
- 1.031 PPPK yang diangkat tahun 2024
Eco Bamboo Park sebagai Ikon Ekowisata Magetan
Pemkab Magetan mengembangkan Eco Bamboo Park sebagai destinasi ekowisata berbasis lingkungan yang bertujuan:
- Meningkatkan pariwisata daerah
- Menjaga kelestarian alam
- Memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pengolahan bambu
“Kami ingin Magetan menjadi contoh dalam pembangunan berkelanjutan,” tambah Bupati Nanik.
Sumber Berita: Antara News
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.



