Pemerintah Gandeng Tokoh Agama untuk Atasi Krisis Bumi

Dalam langkah strategis menghadapi ancaman krisis lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) secara resmi menggandeng kekuatan moral para tokoh agama dan masyarakat. Kolaborasi ini ditujukan untuk mendorong perbaikan mendasar dalam tata kelola lingkungan hidup di Indonesia, termasuk mengkritisi kegiatan eksploitasi sumber daya alam yang merusak.
Pasca dialog konstruktif dengan berbagai pimpinan agama di Jakarta, Senin, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan komitmennya. “Para tokoh agama, yang juga merupakan akademisi ternama, telah memberikan banyak masukan berharga dan koreksi. Kami akan mengelaborasi langkah-langkah penting, salah satunya adalah merevisi peraturan perundang-undangan kita yang perlu diperbaiki,” ujar Hanif. Ia menekankan bahwa dukungan dari semua lapisan masyarakat, terutama yang memiliki pengaruh di tingkat akar rumput, sangat penting untuk keberhasilan misi ini.
Kolaborasi ini bukan sekadar wacana. Hanif menyatakan bahwa dialog antara KLH dan para tokoh agama akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat semua lini yang diperlukan.
Krisis Planet adalah Masalah Moral
Dukungan dari pihak agama datang dengan sangat kuat. Din Syamsuddin, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, yang hadir dalam dialog tersebut, menyampaikan apresiasi atas inisiatif baik Menteri Hanif dan Wamen LH Diaz Hendropriyono.
Din menegaskan bahwa organisasi-organisasi agama telah lama menyadari urgensi untuk menghadapi tiga krisis planet utama: perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi lingkungan. Menurutnya, krisis ini pada hakikatnya adalah krisis moral.
“Kami, para tokoh lintas agama, bertanggung jawab memberikan penyadaran kepada umat bahwa kerusakan lingkungan (ecological collapse) adalah masalah moral. Inilah ranah tanggung jawab kami,” tegas Din. Ia juga berharap pemerintah konsisten menjalankan tanggung jawabnya dengan menerbitkan kebijakan dan undang-undang yang pro-lingkungan.
Pertemuan bersejarah ini turut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai agama besar di Indonesia, seperti PGI, Permabudhi, Keuskupan Bandung, PHDI, serta akademisi, menandakan komitmen kolektif yang kuat untuk menyelamatkan bumi Indonesia.
Sumber Berita:
https://www.antaranews.com/berita/5126124/klh-dan-tokoh-agama-kolaborasi-untuk-perbaikan-tata-kelola-lingkungan
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




