KLH Sebut Mayoritas Sungai di Indonesia Tercemar, Tiga Provinsi Paling Memprihatinkan

Pemantauan mutu air oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada semester I tahun 2025 mengungkapkan kondisi memprihatinkan: mayoritas sungai di Indonesia berada dalam status tercemar. Hasil pemantauan di 4.480 lokasi pada 1.480 sungai menunjukkan bahwa 70,70% titik pantau berada dalam kondisi tercemar sedang. Hanya 29,3% lokasi yang memenuhi baku mutu, dan umumnya berada di hulu-hulu sungai.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, menyoroti bahwa tiga provinsi memiliki catatan buruk dimana seluruh titik pemantauannya berada dalam kondisi tercemar dengan berbagai tingkatan. Ketiga provinsi tersebut adalah:
- DKI Jakarta: Kondisi air sungainya tercemar dan berbahaya bagi kesehatan manusia jika dikonsumsi.
- Kepulauan Riau (Kepri)
- Papua Selatan
Selain itu, lima Daerah Aliran Sungai (DAS) prioritasโCitanduy, Ciliwung, Cisadane, Bengawan Solo, dan Brantasโjuga menunjukkan kecenderungan pencemaran yang semakin memburuk di setiap segmennya.
Pemerintah menegaskan tidak tinggal diam. Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021, pemerintah pusat dan daerah diwajibkan untuk menyusun Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air (RPPMA). Namun, hingga saat ini baru tiga RPPMA yang disusun untuk DAS prioritas. Menteri Hanif pun mendorong perhatian khusus dari pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan dokumen rencana aksi ini sebagai bagian dari upaya pemulihan sungai.
Hanif mengingatkan bahwa lingkungan hidup yang bersih dan sehat adalah hak konstitusional setiap warga negara. “Ayo, kita kembalikan sungai bersih di seluruh tanah air kita,” serunya dalam acara Gerakan Bersih Sungai Cipinang yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sungai Sedunia 2025.
Sumber Berita:
https://www.antaranews.com/berita/5137989/klh-mayoritas-air-sungai-di-indonesia-dalam-kondisi-tercemar
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




