Berita

Kompos Keliling Jadi Solusi Pengelolaan Sampah Organik dari Rumah di Jakarta Selatan

Warga Jakarta Selatan mulai menerapkan cara yang lebih ramah lingkungan dalam mengelola sampah rumah tangga melalui program Kompos Keliling (Komling). Program ini mendorong masyarakat untuk memilah dan menyetorkan sampah organik agar dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, warga menyerahkan sampah organik seperti sisa makanan, sayuran, daun, dan limbah dapur lainnya kepada petugas yang menggunakan gerobak listrik Kompos Keliling. Sampah tersebut kemudian diproses menjadi pupuk kompos sehingga tidak berakhir di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Program ini menjadi salah satu upaya mengurangi volume sampah organik yang selama ini mendominasi timbunan sampah rumah tangga di Jakarta. Selain menekan jumlah sampah yang dibuang ke TPA, pengolahan sampah organik menjadi kompos juga membantu mengurangi emisi gas metana yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah di tempat pembuangan.

Keberadaan Kompos Keliling juga mendorong masyarakat untuk membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah, yang merupakan langkah awal dalam penerapan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

Pupuk kompos yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk penghijauan lingkungan, taman kota, maupun kegiatan bercocok tanam masyarakat, sehingga limbah organik kembali memiliki nilai guna.

Melalui inovasi ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama masyarakat berupaya membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan, mengurangi beban tempat pembuangan akhir, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengolah sampah dari sumbernya.

https://news.detik.com/foto-news/d-8552734/kompos-keliling-jadi-solusi-kurangi-sampah-organik-dari-rumah

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO