BRIN Gandeng Korsel untuk Kembangkan Teknologi Energi Baru Terbarukan

Dalam upaya menghadapi tantangan energi global dan mempercepat transisi menuju penggunaan energi yang lebih berkelanjutan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggandeng Korea Institute of Industrial Technology (KITECH) untuk mengembangkan teknologi energi baru terbarukan (EBT). Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi energi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kepala Pusat Riset Konversi dan Konservasi Energi BRIN, Tata Sutardi, menjelaskan bahwa kemitraan strategis ini bertujuan untuk mendorong penelitian bersama antara periset BRIN dan KITECH. Selain itu, kerja sama ini juga difokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berkompeten untuk mendukung pencapaian penelitian dan inovasi di sektor energi.
“Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas riset, tetapi juga mempercepat pengembangan inovasi dan teknologi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Tata dalam keterangan tertulis pada Kamis (28/11/2024).
Fokus Penelitian: Dari Karbon Netral hingga Teknologi Microgrid
BRIN dan KITECH sepakat untuk melakukan penelitian bersama di berbagai bidang yang berkaitan dengan pengembangan energi baru terbarukan. Beberapa fokus utama penelitian meliputi:
- Karbon netral dan penurunan emisi
- Biofuel dan bioenergy
- Teknologi photovoltaic (PV)
- Energi angin
- Sistem kelistrikan dan microgrid
- Pengembangan stasiun pengisian daya (charging station)
Selain itu, kerja sama ini juga mencakup riset terkait produksi minyak dan gas non-konvensional serta inovasi dalam industri manufaktur berbasis kandungan lokal. Penekanan pada efisiensi dan keberlanjutan menjadi inti dari penelitian ini, dengan tujuan utama untuk mempercepat transisi energi di Indonesia.
Dukungan Teknologi untuk Masa Depan yang Berkelanjutan
Executive Managing Director KITECH, Changyeop Lee, menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk menggali potensi teknologi energi terbarukan yang lebih efisien. “Kami ingin menggali lebih dalam mengenai teknologi energi terbarukan dan proses manufaktur yang lebih efisien, yang dapat mendukung keberlanjutan industri di kedua negara,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN, Cuk Supriyadi Ali Nandar, menegaskan komitmen Indonesia untuk mengembangkan teknologi rendah emisi yang mampu memperkuat sektor energi nasional. Menurut Cuk, fokus utama pengembangan energi terbarukan Indonesia saat ini adalah pada tenaga surya, hidro, dan panas bumi.
“Kerja sama dengan KITECH sangat penting untuk akselerasi transisi energi di Indonesia sekaligus memanfaatkan potensi sumber daya alam secara lebih efisien dan berkelanjutan,” jelas Cuk.
Sinergi untuk Masa Depan Energi Bersih
Kolaborasi antara BRIN dan KITECH ini mencerminkan semangat global untuk mengatasi tantangan perubahan iklim melalui pengembangan teknologi energi bersih. Dengan memanfaatkan keahlian bersama, Indonesia dan Korea Selatan diharapkan dapat mempercepat transformasi energi, membuka peluang baru dalam inovasi teknologi, serta menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Kemitraan strategis ini tidak hanya menjadi langkah maju dalam pengembangan energi terbarukan, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kerja sama internasional dapat memainkan peran penting dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Sumber:
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




