Berita

Dana Rp 70 T makan bergizi gratis akan dialihkan untuk peremajaan tanaman

Rencana Pengalihan Dana Rp 70 Triliun Proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Peremajaan Tanaman

Kementerian Koordinator Pangan (Kemenko Pangan) mengungkapkan adanya rencana untuk mengalihkan penggunaan dana proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 70 triliun untuk membiayai program peremajaan tanaman.

Usulan Pengalihan Dana

Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Pangan, Widiastuti, menyatakan bahwa dana tersebut rencananya akan digunakan untuk:

  • Mendukung peremajaan dari tanaman komoditas yang optimal atau premium.
  • Pernyataan ini disampaikan di Hotel Pullman, Jakarta, pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Widiastuti menambahkan bahwa hingga saat ini, belum ada keputusan final mengenai penggunaan dana triliunan rupiah yang dikembalikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) kepada Presiden Prabowo Subianto karena potensi tidak terserap. Ia berharap usulan ini bisa terwujud, namun menegaskan bahwa hal itu masih dalam tahap pembahasan.

Dana MBG yang Dikembalikan BGN

Pengembalian anggaran sebesar Rp 70 triliun ini dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) kepada Presiden karena kemungkinan tidak terserap sepenuhnya pada tahun 2025.

  • Alokasi Anggaran BGN 2025:
    • Total Anggaran: Rp 71 triliun
    • Dana Cadangan: Rp 100 triliun
  • Realisasi Penyerapan BGN (per 13 Oktober 2025):
    • Anggaran yang terserap: Rp 99 triliun (diduga mencakup alokasi utama dan sebagian dana cadangan, merujuk pada keterangan Dadan).
    • Anggaran yang dikembalikan: Rp 70 triliun.

Dadan dari BGN menjelaskan bahwa penyerapan anggaran BGN mencerminkan jumlah penerima manfaat yang terlayani melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setiap satu SPPG yang aktif, artinya ada Rp 1 miliar per bulan yang terserap.

Realisasi dan Kebutuhan Anggaran MBG

Hingga pekan kedua Oktober 2025, realisasi penyerapan anggaran program MBG baru mencapai:

  • Total Penyerapan MBG:Rp 26,25 triliun
    • Setara dengan 36,97% dari total anggaran MBG sebesar Rp 71 triliun.
  • Penyerapan Komponen Bantuan Pemerintah (Banper) MBG:Rp 25,99 triliun
    • Setara dengan 45% dari pagu Banper sebesar Rp 51,2 triliun.

BGN menargetkan jumlah penerima manfaat program MBG mencapai 82,9 juta jiwa, yang membutuhkan dana sekitar Rp 1,2 triliun per hari.

Anggaran BGN Tahun 2026

Untuk tahun anggaran 2026, BGN mendapatkan alokasi pagu anggaran yang jauh lebih besar:

  • Pagu Anggaran Pokok: Rp 268 triliun
  • Anggaran Cadangan: Rp 67 triliun
  • Total Anggaran BGN 2026: Rp 335 triliun

Bantahan Menteri Keuangan

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan tidak mengetahui perihal pengembalian anggaran Rp 70 triliun dari BGN.

  • Menurutnya, yang akan dikembalikan adalah dana cadangan Rp 100 triliun, yang anggarannya belum dialokasikan oleh Kementerian Keuangan sehingga dananya belum tersedia.
  • Purbaya menyatakan Kementerian Keuangan akan fokus memantau penyerapan anggaran BGN sebesar Rp 71 triliun sampai akhir Oktober 2025.

sumber:

https://www.tempo.co/ekonomi/dana-rp-70-t-makan-bergizi-gratis-akan-dialihkan-untuk-peremajaan-tanaman-2082470

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO