DLH Kota Tangerang Ingatkan Warga, Limbah Elektronik Tidak Boleh Dibuang Bersama Sampah Rumah Tangga

Tangerang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak membuang limbah elektronik bersama sampah rumah tangga biasa. Berbagai perangkat elektronik bekas mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang berpotensi mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan apabila tidak dikelola sesuai prosedur.
Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan bahwa limbah elektronik seperti telepon genggam, komputer, televisi, baterai, kabel, lampu bekas, hingga berbagai komponen elektronik lainnya mengandung zat berbahaya yang memerlukan penanganan khusus.
Menurutnya, pembuangan limbah elektronik secara sembarangan dapat menyebabkan pencemaran tanah dan air, bahkan menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat akibat paparan logam berat dan bahan kimia berbahaya.
DLH Sediakan Dropbox Khusus Limbah Elektronik
Sebagai upaya mempermudah masyarakat mengelola limbah elektronik secara aman, DLH Kota Tangerang telah menyediakan Dropbox Sampah Elektronik Rumah Tangga di Bank Sampah Cahaya RW 08, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung.
Fasilitas tersebut dirancang khusus untuk menampung limbah B3 yang berasal dari rumah tangga, seperti baterai bekas, lampu, kabel, charger, serta komponen elektronik berukuran kecil lainnya.
Setiap unit dropbox memiliki kapasitas hingga 20 kilogram, sehingga dapat menampung limbah elektronik warga sebelum diangkut dan diproses oleh pihak yang memiliki izin pengelolaan limbah B3.
“Melalui dropbox berkapasitas 20 kilogram ini, kami ingin mempermudah warga RW 08 Alam Jaya untuk memilah dan membuang limbah elektronik secara aman agar tidak mencemari lingkungan,” ujar Wawan Fauzi.
Kesadaran Memilah Sampah Dimulai dari Rumah
DLH Kota Tangerang mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan memilah sampah sejak dari rumah, termasuk memisahkan limbah elektronik dari sampah domestik lainnya.
Langkah sederhana tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
“Kesadaran memilah sampah harus dimulai dari rumah demi mewujudkan Kota Tangerang yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Tersedia Layanan Jemput Limbah B3
Selain menyediakan dropbox, Pemerintah Kota Tangerang melalui DLH juga menghadirkan layanan penjemputan limbah B3 rumah tangga. Layanan ini bertujuan memastikan limbah elektronik dapat diangkut dan dikelola sesuai standar lingkungan oleh pihak yang berwenang.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mencegah pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah berbahaya secara bertanggung jawab.
DLH pun mengimbau warga agar tidak lagi membuang perangkat elektronik bekas ke tempat pembuangan sampah umum, melainkan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan.
Bank Sampah Apresiasi Fasilitas Dropbox
Ketua Bank Sampah Cahaya RW 08, Magdalena, menyambut baik penyediaan dropbox limbah elektronik karena dinilai memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut memudahkan warga dalam mengumpulkan dan mengisolasi limbah berbahaya sebelum diangkut oleh petugas DLH, sehingga proses pengelolaannya menjadi lebih aman dan teratur.
“Kehadiran dropbox sampah elektronik ini sangat membantu kami. Dengan kapasitas hingga 20 kilogram, warga tidak perlu bingung lagi membuang limbah B3. Pengumpulan dan pengamanan sampah berbahaya dari rumah warga kini menjadi jauh lebih terstruktur dan berkala,” jelas Magdalena.
Kelola Limbah Elektronik dengan Bijak
Pengelolaan limbah elektronik yang tepat merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kualitas lingkungan. Selain mencegah pencemaran tanah dan air, pengelolaan yang benar juga memungkinkan material elektronik untuk didaur ulang atau diproses secara aman oleh pengelola berizin.
Melalui penyediaan fasilitas dropbox dan layanan penjemputan limbah B3, Pemerintah Kota Tangerang berharap masyarakat semakin sadar bahwa setiap perangkat elektronik bekas memerlukan penanganan khusus. Dengan partisipasi aktif seluruh warga, upaya menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan dapat diwujudkan bersama.
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




