Dokumen

Panduan teknis keamanan, keselamatan, kesehatan kerja dan lindungan lingkungan (K3LL) di stasiun pengisian bahan bakar hidrogen (SPBH)

Hidrogen memainkan peran penting untuk tercapainya komitmen Indonesia dalam Enhanced Nationally Determined Contributions (ENDC) untuk mengurangi emisi karbon sebesar 31,89% dengan usaha sendiri dan 43,20% dengan bantuan internasional pada tahun 2030 dan mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060. Strategi untuk meningkatkan produksi hidrogen bersih hingga 6 juta ton pada 2060 mendukung dekarbonisasi berbagai sektor, khususnya transportasi, dengan perkiraan permintaan hidrogen untuk truk dan perkapalan mencapai 89 TWh pada tahun 2060. Seiring dengan meningkatnya penggunaan hidrogen, penetapan protokol manajemen keselamatan proses yang komprehensif di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Hidrogen (SPBH) menjadi sangat penting. Laporan ini menguraikan panduan teknis keamanan, keselamatan, kesehatan kerja, dan lindungan lingkungan untuk SPBH, dengan tujuan
memastikan operasi SPBH di seluruh Indonesia berlangsung dengan aman, optimal, dan ramah lingkungan.

Panduan ini juga menyajikan berbagai opsi konfigurasi SPBH yang dapat disesuaikan dengan karakteristik lokasi, serta alternatif pilihan jika SPBH diintegrasikan dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Integrasi ini melibatkan simulasi dan benchmarking internasional untuk menentukan jarak aman antara fasilitas, penentuan zona untuk setiap peralatan, serta langkah-langkah mitigasi risiko untuk mencegah kecelakaan dan memastikan keamanan operasional. Studi kasus dan best practices dari negara lain digunakan sebagai acuan untuk menetapkan standar
keselamatan yang diadaptasi di Indonesia. Dari sisi lingkungan, panduan ini mencakup prosedur untuk meminimalkan dampak operasional SPBH, seperti pengelolaan emisi, limbah, serta pemantauan parameter lingkungan. Standar pembinaan dan pemeliharaan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat juga dijelaskan untuk memastikan operasi pengisian bahan bakar hidrogen yang aman.

Panduan ini selaras dengan regulasi Indonesia, seperti Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta adopsi standar internasional mengenai hidrogen seperti SNI ISO 19880-1:2020, yang menetapkan persyaratan minimum untuk desain, instalasi, pengujian, operasi, dan pemeliharaan SPBH. Pentingnya pelatihan dan sertifikasi bagi pekerja SPBH ditekankan untuk memastikan bahwa tenaga kerja
memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. Mekanisme pemantauan dan inspeksi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan juga diatur untuk menjaga standar keselamatan dan lingkungan yang tinggi. Panduan ini menjadi referensi yang penting bagi operator SPBH, regulator, dan pemangku kepentingan lainnya dalam memastikan penggunaan bahan bakar hidrogen yang aman dan
berkelanjutan dalam transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon.

sumber:

https://www.linkedin.com/posts/zonaebt_h2-hydrogen-activity-7325353634232205312-CiFz?utm_source=share&utm_medium=member_desktop&rcm=ACoAAAtGGkQBsxwMBmX3lEJO8btihnfBCaHqTz4

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO