Perempuan lereng gunung Gede Pangrango suarakan kekhawatiran atas proyek panas bumi

Kekhawatiran Warga Gede Pangrango: Proyek Panas Bumi dan Ancaman Ketahanan Air
Sejumlah komunitas warga, khususnya kaum perempuan di lereng Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat, menyuarakan penolakan keras terhadap rencana pengembangan proyek energi panas bumi (geothermal) di wilayah tersebut. Proyek ini dinilai berisiko tinggi mengganggu stabilitas ekologi salah satu kawasan konservasi terpenting di Pulau Jawa.
1. Ancaman terhadap Fungsi Hidrologis
Gunung Gede Pangrango berfungsi sebagai daerah tangkapan air (catchment area) utama bagi tiga wilayah besar: Cianjur, Bogor, dan Sukabumi. Warga khawatir aktivitas pengeboran dan pembukaan lahan untuk infrastruktur panas bumi dapat:
- Menguras debit air tanah: Mengancam ketersediaan air bersih untuk kebutuhan domestik.
- Mengganggu irigasi: Berpotensi mematikan sektor pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi warga lokal.
- Kerusakan Ekosistem: Mengancam biodiversitas di dalam kawasan taman nasional.
2. Dampak Spesifik pada Kelompok Perempuan
Keresahan ini banyak disuarakan oleh perempuan karena mereka merupakan kelompok yang paling terdampak langsung jika terjadi krisis sumber daya:
- Akses Air Domestik: Perempuan memegang peran utama dalam pengelolaan air untuk sanitasi, memasak, dan kesehatan keluarga.
- Ketahanan Pangan: Banyak perempuan di lereng gunung bekerja sebagai petani atau pengelola lahan yang sangat bergantung pada kestabilan ekosistem pegunungan.
3. Isu Transparansi dan Partisipasi Publik
Dalam aksi dan pertemuan warga, terdapat dua poin utama yang dituntut kepada pemerintah dan pengembang:
- Minimnya Sosialisasi: Warga menilai proses informasi proyek bersifat searah dan belum melibatkan masyarakat secara inklusif, terutama dalam menjelaskan risiko bencana geologis.
- Tuntutan Kajian Lingkungan: Masyarakat mendesak transparansi terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sebelum langkah teknis apa pun dilakukan di lapangan.
4. Desakan kepada Pemerintah Daerah
Warga menagih komitmen tegas dari Pemerintah Kabupaten terkait untuk berpihak pada keselamatan warga dan kelestarian lingkungan. Mereka berharap pemerintah tidak hanya melihat proyek ini dari sisi target energi terbarukan nasional, tetapi juga mempertimbangkan aspek keadilan ekologis bagi warga lokal.
Meskipun energi panas bumi merupakan alternatif energi bersih, implementasinya di kawasan sensitif seperti Gede Pangrango memicu dilema besar antara pemenuhan energi dan perlindungan sumber daya air yang vital bagi jutaan orang.
source:
https://www.instagram.com/p/DTpToVzEo-k/?igsh=MWs4M2RsYzc2azhqZQ%3D%3D
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.




