Studi IESR : Pulau timor, sumbawa, dan sulawesi bisa 100 persen dilistriki EBT

Pulau Timor, Sumbawa, dan Sulawesi Berpotensi Penuh Energi Terbarukan, Studi IESR Ungkap Kebutuhan Investasi Triliunan Rupiah
Sebuah studi terbaru yang dirilis oleh Institute for Essential Services Reform (IESR) menyoroti potensi besar tiga pulau di Indonesia – Timor, Sumbawa, dan Sulawesi – untuk memenuhi 100 persen kebutuhan listriknya dari sumber energi terbarukan. Temuan ini membuka harapan baru bagi percepatan transisi energi di Indonesia.
Studi yang bertajuk “Pulau Berbasis 100% Energi Terbarukan dan Fleksibilitas pada Sistem Tenaga Listrik” tersebut, mengungkapkan bahwa untuk mewujudkan Pulau Timor dan Sumbawa berlistrik bersih sepenuhnya hingga tahun 2050, dibutuhkan investasi yang signifikan. Perkiraan investasi mencapai sekitar 5,21 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp85 triliun. Angka ini mencerminkan skala upaya yang diperlukan untuk membangun infrastruktur energi terbarukan yang komprehensif di kedua pulau tersebut.
Direktur Eksekutif IESR, Fabby Tumiwa, turut menekankan pentingnya fleksibilitas dalam sistem kelistrikan di Sulawesi. Menurut Fabby, fleksibilitas ini krusial untuk dapat mengintegrasikan beragam sumber energi terbarukan secara efektif, seiring dengan proyeksi pertumbuhan industri di pulau tersebut. Integrasi yang fleksibel akan memastikan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan meskipun terjadi fluktuasi dari sumber energi terbarukan seperti surya dan angin.
Dengan potensi yang telah teridentifikasi dan kebutuhan investasi yang terukur, studi ini diharapkan dapat mendorong berbagai pihak, baik pemerintah, investor, maupun masyarakat, untuk semakin gencar mendukung transisi energi di Indonesia. Dukungan terhadap inisiatif energi bersih tidak hanya akan berdampak positif pada lingkungan, tetapi juga pada keberlanjutan ekonomi jangka panjang.
sumber:
Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.



