Laut
-
Artikel
Jalur laut tak terlihat perlu dilindungi
Melindungi “Jalan Raya Larva”: Mengapa Konservasi Laut Skala Kecil Saja Tidak Cukup? Sektor perikanan Indonesia bernilai miliaran dolar dan menopang…
Selengkapnya » -
Artikel
Restorasi bukan lomba menumbuhkan terumbu karang, pemulihan ekosistem yang harus jadi prioritas
Restorasi Terumbu Karang: Mengapa “Banyaknya Karang” Bukan Jaminan Keberhasilan Ekosistem? Dalam dua dekade terakhir, proyek restorasi terumbu karang marak dilakukan…
Selengkapnya » -
Tahukah Anda
Riset mikroplastik ada di mana‑mana, bahkan pada napas lumba‑lumba
Polusi Udara di Permukaan Laut, Deteksi Mikroplastik pada Embusan Napas Lumba-Lumba Hidung Botol Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS…
Selengkapnya » -
Artikel
Mengapa target 70% pengurangan sampah plastik laut pada 2025 sulit tercapai?
Evaluasi Rencana Aksi Nasional Sebagai salah satu negara penyumbang sampah plastik ke laut terbesar di dunia (mencapai lebih dari 3,2…
Selengkapnya » -
Artikel
Bisik terakhir gumuk pasir Kebumen, terancam lenyap oleh proyek tambak udang
Bisikan Terakhir Gumuk Pasir Kebumen Warisan Dunia yang Tergilas Tambak Di pesisir selatan Kebumen, Jawa Tengah, alam telah mengukir sebuah…
Selengkapnya » -
Praktik Baik
Strategi panel beton paralel BRIN untuk menjaga pesisir laut Indonesia
Inovasi Panel Beton Paralel (PCP) Solusi Adaptif BRIN untuk Krisis Pesisir Indonesia Kenaikan muka air laut (0,6–1,2 cm/tahun) dan penurunan…
Selengkapnya » -
Artikel
Perempuan penjaga samudra di balik birunya laut Indonesia
Transformasi Peran Perempuan di Laut Indonesia Secara historis, sektor maritim dan penyelamatan profesional merupakan ranah yang didominasi laki-laki. Namun, memasuki…
Selengkapnya » -
Artikel
100 Juta hiu dibunuh setiap tahun: masihkah sirip hiu layak disebut mewah?
Tragedi di Balik Mangkuk Sup: Mengapa Sirip Hiu Bukan Lagi Simbol Kemewahan Setiap tahun, diperkirakan 100 juta ekor hiu mati…
Selengkapnya » -
Dokumen
Strategi dan rencana aksi keanekaragaman hayati Indonesia (IBSAP) 2025 – 2045
Indonesia menempati posisi kedua di antara negara-negara megabiodiversity di dunia berdasarkan potensi keanekaragaman hayati yang dimilikinya1 (Gambar 1.1). Namun, nilai…
Selengkapnya »
