Tahukah Anda

Wahli Sumut, bencana di Sumut bukan hanya karena cuaca, tapi kerusakan ekosistem batang toru

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara mengeluarkan pernyataan penting terkait bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Menurut Walhi Sumut, penyebab utama serangkaian bencana ini bukanlah faktor alam semata, melainkan kondisi kerusakan ekosistem yang parah di kawasan Batang Toru.

Kerusakan Hulu sebagai Akar Masalah

Walhi Sumut menekankan bahwa menyalahkan cuaca ekstrem saja tidak cukup untuk menjelaskan intensitas dan frekuensi bencana. Kerusakan ekosistem di hulu sungai, khususnya di Batang Toru, telah melemahkan daya dukung lingkungan:

  • Pelemahan Fungsi Alam: Hutan Batang Toru, yang seharusnya berfungsi sebagai benteng pertahanan dan daerah resapan air, telah rusak.
  • Peningkatan Kerentanan: Kerusakan ini membuat kawasan tersebut sangat rentan terhadap limpasan air yang tinggi dan erosi tanah saat terjadi curah hujan ekstrem, yang pada akhirnya memicu banjir bandang dan tanah longsor.

Pentingnya Ekosistem Batang Toru

Ekosistem Batang Toru dikenal sebagai salah satu hutan tropis esensial dan vital di Sumatera Utara. Ancaman dari berbagai aktivitas eksploitatif (seperti pertambangan, perkebunan, dan proyek infrastruktur) di kawasan ini secara langsung berkontribusi pada bencana ekologis yang kini merenggut nyawa dan harta benda.

Pernyataan Walhi ini menegaskan bahwa penanganan bencana di Sumatera Utara harus fokus pada pemulihan dan perlindungan ekosistem Batang Toru sebagai solusi jangka panjang, di samping upaya mitigasi dampak cuaca.

sumber:

https://www.instagram.com/p/DRjux3DiYkS/?igsh=c3JwMGdhbGFubTZn

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO