Berita

Tren Membuang Eco Enzyme di Jalanan Saat Hujan Deras, Apa Manfaatnya?

Membuang atau menuang larutan eco enzyme di jalanan saat turun hujan deras menjadi tren di kalangan masyarakat.

Hal ini banyak diunggah di media sosial, salah satunya akun @m****o*****y di Instagram yang  mengunggah video seorang perempuan yang mengalirkan isi galon berisi cairan keruh ke jalan di depan rumah saat hujan turun dengan deras.

“Yuk, sedekah ke bumi, sedekah bukan cuma uang. Semoga bermanfaat untuk Bumi,” tulis keterangan unggahan tersebut.

Senada, akun @v*****a*******y juga mengunggah video yang menampakkan seseorang membuang air eco enzyme segalon saat turun hujan.

“Hujan deras turun saatnya berdonasi untuk bumi. 1 galon eco enzim untuk bumi yang besar,” tulisnya.

Banyak warganet menanyakan, apa manfaat menuang larutan eco enzyme ke jalanan saat tengah turun hujan?

Apa itu eco enzyme?

Dosen Teknik Geologi UGM, Salahuddin Husein menjelaskan bahwa eco enzyme adalah cairan serbaguna alami yang dihasilkan dari proses fermentasi limbah organik.

Dia menjelaskan, limbah organik seperti sisa sayuran dan kulit buah perlu dicampurkan dengan gula dan air dalam proses itu.

“Hasil fermentasi tersebut adalah serangkaian enzim aktif, seperti amilasa, proteasa, dan lipasa serta asam organik, seperti asam atetik,” ujar Salahuddin saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/10/2025).

Menurut dia, membuang atau melarutkan eco enzyme ke dalam air hujan di jalanan atau selokan dapat mengurai polutan yang terkandung dalam air perkotaan.

Hal ini disebabkan oleh kandungan enzim-enzim dalam cairan fermentasi tersebut.

Misalnya, enzim proteasa yang banyak terkandung dalam limbah organik seperti makanan berfungsi menguraikan protein menjadi asam amino.

“Lalu, enzim lipasa yang banyak terdapat dalam limbah dapur rumah tangga, (berfungsi) menguraikan lemak dan minyak menjadi asam lemak dan gliserol,” terang dia.

Ia menambahkan, eco enzyme juga mengandung enzim amilasa yang berfungsi menguraikan polisakarida dan karbohidrat kompleks lainnya menjadi gula sederhana.

Manfaat membuang eco enzyme ke jalanan saat hujan

Selanjutnya, Salahuddin menerangkan bahwa eco enzyme juga mengandung asam organik dengan pH rendah, yaitu kurang dari 4.

Asam orgabik tersebut, kata dia, berperan sebagai pencipta lingkungan antimikroba dan efektif membunuh banyak organisme mikro patogen, seperti bakteri E.coli dalam air yang tercemar limbah.

“Mereka juga berperan untuk menetralkan pH air limbah, di mana sebagian besar air limbah memiliki pH besar,” tambah Salahuddin.

“Dengan begitu, tercipta pH netral yang menguntungkan bagi perkembangan mikroba bermanfaat,” sambung dia.

Ia menuturkan, tren membuang eco enzyme saat hujan membuat larutan mengalir ke air limbah di selokan, gorong-gorong, maupun air tanah perkotaan.

“Di sana lah eco enzyme akan menjalankan perannya yang sangat bermanfaat bagi kesehatan dan lingkungan kita bersama,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Inovasi Atmosfer BRIN, Albertus Sulaiman mengatakan bahwa eco enzyme hanya efektif mengurangi polusi ringan seperti bakteri E.coli.

Namun, cairan ini tidak efektif mengurai logam berat, bahan kimia beracun, atau oli kendaraan.

“Jadi, eco enzyme tidak cocok untuk menangani polusi berat dari jalan raya,” kata Albertus kepada Kompas.com, Selasa (7/10/2025).

Dia menjelaskan, eco enzyme akan bekerja efektif bila dituangkan di area drainase, taman, atau selokan kecil.

“Eco enzyme bermanfaat dalam konteks edukatif atau skala komunitas, bukan solusi utama pengelolaan air,” pungkas dia.

Sumber:

https://www.msn.com/id-id/berita/other/tren-membuang-eco-enzyme-di-jalanan-saat-hujan-deras-apa-manfaatnya/ar-AA1O73Mj?ocid=msedgntp&pc=CNNDDB&cvid=68e71c602d5f49dea067663fcd8b2b2c&ei=66

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO