Berita

TNI Hijaukan Bantaran Sungai Redelong, Perkuat Mitigasi Longsor dan Jaga Kelestarian Lingkungan

Prajurit TNI dari Koramil 02/WPS melaksanakan aksi penghijauan di bantaran Sungai Redelong yang dikenal rawan longsor. Kegiatan ini berlangsung di Desa Jamur Uluh sebagai langkah nyata dalam upaya mitigasi bencana sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.

Komandan Koramil 02/WPS, Jan Suhardi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mengurangi risiko bencana alam, khususnya di kawasan Kecamatan Wih Pesam yang memiliki potensi longsor cukup tinggi. Menurutnya, penghijauan menjadi salah satu solusi jangka panjang yang efektif untuk memperkuat struktur tanah di sekitar aliran sungai.

“Ini adalah bagian dari upaya kami dalam mengurangi risiko dampak bencana di wilayah Wih Pesam,” ujar Kapten Jan Suhardi dalam keterangannya.

Penanaman pohon difokuskan pada titik-titik kritis di sepanjang bantaran sungai yang selama ini rentan mengalami erosi, terutama saat debit air meningkat akibat curah hujan tinggi. Akar tanaman yang ditanam diharapkan mampu mengikat tanah, sehingga memperkuat tanggul alami dan mengurangi potensi longsor di masa mendatang.

Lebih lanjut, Kapten Jan Suhardi menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk perlindungan fisik lingkungan, tetapi juga sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem. Ia menekankan bahwa hubungan harmonis antara manusia dan alam harus terus dijaga agar lingkungan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Kepedulian bukan hanya kepada sesama manusia saja, tapi kita juga harus peduli kepada alam. Jika kita menjaga alam, maka alam akan berpihak dan memberikan manfaat kepada kita,” tegasnya.

Aksi penghijauan ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa hingga warga setempat yang turut berpartisipasi aktif dalam penanaman pohon. Sinergi antara TNI dan masyarakat ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan wilayah terhadap ancaman bencana.

Kapten Jan Suhardi mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap, aksi penghijauan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi langkah berkelanjutan yang memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan.

Menurutnya, upaya kolektif seperti ini tidak hanya bermanfaat untuk mencegah bencana, tetapi juga menjadi investasi penting bagi generasi mendatang. Dengan lingkungan yang lebih terjaga, masyarakat diharapkan dapat hidup lebih aman, nyaman, dan sejahtera.

“Semoga sinergi ini terus terjaga demi kelestarian lingkungan yang akan dinikmati oleh generasi mendatang,” tutupnya.

https://www.antaranews.com/berita/5532517/tni-hijaukan-titik-rawan-longsor-cegah-bencana-di-bener-meriah-aceh

Temukan peta dengan kualitas terbaik untuk gambar peta indonesia lengkap dengan provinsi.

Konten Terkait

Back to top button
Data Sydney
Erek erek
Batavia SDK
BUMD ENERGI JAKARTA
JAKPRO